Alvonsus Glori A, S.Pd

Lahir di Kota MalangHobby : menulis dan membaca bermusik melukis hiking Profesional: 1. Penulis 2. Guru Bah...

Selengkapnya
Navigasi Web
Catatan Anekdot Kurikulum Merdeka

Catatan Anekdot Kurikulum Merdeka

Catatan anekdot adalah alat perekam observasi secara berkala terhadap suatu peristiwa atau kejadian penting yang melukiskan perilaku dan kepribadian seseorang dalam bentuk pernyataan singkat dan obyektif.Rekaman peristiwa penting itu menggambarkan perilaku tipik, artinya perilaku keseharian yang terjadinya tidak umum, alih-alih khusus. Pencatatan laporan peristiwa penting harus dibedakan antara berita atau fakta dan pendapat (opini) observer.Peristiwa penting yang dimaksud seperti: perkelahian, membolos, menyontek, membuat gaduh di kelas, bermain HP saat pelajaran, dll. Dengan kata lain, observasi ini dilakukan terhadap perilaku yang tipik. Rekaman Catatan Anekdot ini sangat berguna untuk menyelidiki kasus dan menelaah perkembangan individu atau sekelompok individu.Menurut bentuknya Catatan Anekdot ini diklasifikasikan menjadi 3 yaitu:

Catatan Anekdot Deskriptif adalah catatan yang menggambarkan perilaku, kegiatan atau situasi dalam bentuk pernyataan, baik pernyataan yang bersifat umum maupun khusus Catatan Anekdot Interpretatif adalah catatan yang menggambarkan perilaku, kegiatan atau situasi dalam mana penafsiran observer didukung oleh fakta Catatan Anekdot Evaluatif adalah catatan yang menggambarkan perilaku, kegiatan atau situasi yang berupa penilaian oleh observer berdasarkan ukuran baik-buruk, benar-salah, layak-tidak layak, dan dapat diterima-tidak dapat diterima.

Manfaat Catatan Anekdot Dapat memperoleh diskripsi perilaku individu yang lebih tepat Dapat memperoleh gambaran sebab-akibat perilaku tipik individu Dapat mengembangkan cara-cara penyesuaian diri dengan masalah-masalah dan kebutuhan individu secara mendalam. Di samping, kegunaan catatan anekdot bagi pemahaman diri individu, maka catatan anekdot ini pun berguna bagi: (i) guru baru dalam rangka penyesuaian diri dengan siswa, (ii) guru yang berminat untuk memahami problema-problema siswa, dan (iii) bagi konselor untuk memberikan layanan konseling bahkan untuk mengadakan pertemuan kasus (konferensi kasus)
DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post