Cicik Rahayu

Saya hanya seorang guru biasa. Mengajar di sekolah swasta Surabaya. ...

Selengkapnya
Navigasi Web

Aku Sendiri

Saat kubangun di pagi hari

Kupanggil namamu namun sepi

Kini kusadari kau telah pergi

Tinggalkan aku sendiri 

Tiada lagi tempat berbagi

 Kuikhlaskan dirimu

Menghadap Dia yang Maha Bijaksana

Hanya doa kupasrahkan kepada-Nya 

Kuat jalani hari tanpamu lagi 

*

Untuk kekasih hatiku

Sby050822

 

 

 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Membaca puisi Bu Cicik, jadi bisa merasakan sepi.

06 Aug
Balas

Bunda, turut berduka cita. SMg Bunda makin ikhlas menjalani ini semua.

08 Aug
Balas

Puisi indah sarat kesedihan bunda Cicik, semoga sehat selalu

07 Aug
Balas

Semoga Allah limpahkan kesabaran dan keikhlasan. Sehat selalu ya Bun. Kita senasib.

00:21
Balas

Sedihnya Ibu, semoga bisa menghadapinya dengan senyum dan duka akan berganti bahagia...

06 Aug
Balas

Jadi melow membaca puisi Bunda Cicik, semangat Bunda, Tuhan akan meemberikan kekuatan. Salam sehat dan bahagia selalu.

06 Aug
Balas



search

New Post