Nanik Wijayanti

Nanik Wijayanti lahir di Yogyakarta tanggal 20 November 1972. Mengajar di SDN Duri Utara 02 Petang, Jakarta Barat. Mencoba belajar menulis dari hati....

Selengkapnya
Navigasi Web
Sahabat Terbaik (55)

Sahabat Terbaik (55)

Keesokan hari, pesta ulang tahun Yuda berlangsung meriah. Ratusan anak hadir, baik dari kawan sekolah maupun kawan baru dari rumah Asep, begitu pun orangtua yang mendampingi. Semua bergembira dengan acara yang disuguhkan oleh tuan rumah. Badut yang lucu, sulap yang menarik, dan tentu saja hiasan indah serta hidangan yang lezat sangat menghibur dan menyenangkan para undangan.

Pesta dilakukan di halaman depan rumah Yuda yang cukup luas. Bu Yasmin dan Pak Haris menyambut tamu dengan ramahnya, begitupun Yuda. Mereka terus berkeliling menyapa para tamu. Bu Marni, Asep, Nina dan teman-temannya yang baru pertama kali menghadiri pesta ulangtahun terlihat menikmati suasana pesta.

Dua jam berlalu pesta pun usai, para tamu pun meninggalkan rumah Yuda dengan perasaan puas. Mikrolet yang dipesan Pak Haris sudah menunggu untuk mengantar Asep dan teman-temannya kembali ke rumah. Sepanjang jalan mereka saling bercerita tentang keseruan pesta tadi, terlebih Yuda memberikan suvenir berupa aneka Snack dan sebuah kaos.

Pagi harinya Bu Marni mulai berjualan makanan. Hari ini dia membuat nasi uduk, aneka gorengan, dan lontong sayur. Siang nanti baru menyediakan sayur dan lauk pauk. Asep sejak sebelum subuh sudah membantu ibunya menyiapkan dagangan. Nina mulai dapat membantu meski hanya pekerjaan yang ringan.

Pembeli pun mulai berdatangan karena sebagian besar tetangga sudah tahu kelezatan masakan Bu Marni. Asep sigap membantu ibunya melayani pembeli.

"Sep...sudah siang, kamu siap-siap ke sekolah. Biar ibu yang melayani, nanti kamu terlambat." Ujar Bu Marni mengingatkan Asep yang masih sibuk membantunya.

"Oh iya Bu. Asep berangkat ya." Asep yang sudah berseragam lalu meraih tas yang ada di atas meja dan mencium punggung tangan ibunya. Beberapa temannya terlihat sudah berangkat. Asep bergabung dengan mereka untuk bersama ke sekolah.

"Assalamualaikum Bu." Pamit Asep.

"Waalaikum salam. Belajar yang rajin ya Nak." Balas Bu Marni.

Bahagia tak terhingga dirasakan Bu Marni. Kemudahan dan keberuntungan tak henti diterimanya. Keinginannya mengoperasi Nina, merenovasi rumah, dan kini berjualan kembali telah terkabul dalam waktu yang bersamaan. Kembali dia teringat sang suami yang belum juga ada kabarnya.

"Seandainya kamu ada di sini Mas, kamu pasti juga senang dan akan membantu aku berjualan seperti dulu. Kasihan Asep harus bangun lebih pagi demi membantu aku." Ucap Bu Marni dalam hati. Netranya mulai berembun.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Asep dan Yuda mulai menata hidup baru. Cerita yang keren, Bun.

02 Aug
Balas

Terimakasih sudah hadir Bunda. Semoga sehat dan bahagia selalu.

02 Aug

Ceritanya keren

01 Aug
Balas

Terimakasih apresiasinya Bunda.

02 Aug

Mantap cernaknya bu Nanik, sukses selalu

02 Aug
Balas

Terimakasih sudah berkunjung. Semoga sehat selalu Bunda

02 Aug

Cernaknya semakin keren. Sukses selalu untuk Ibu

02 Aug
Balas

Terimakasih sudah berkunjung. Semoga sehat dan sukses selalu Pak.

02 Aug

Pesta ulang tahun yang meriah. Semoga sehat dan sukses selalu buat Nanik Wijayanti

01 Aug
Balas

Terimakasih sudah berkunjung. Semoga sehat dan sukses selalu Pak.

02 Aug

Cerita anak yang keren bunda

02 Aug
Balas

Sepertinya perkiraan saya, ultah Yuda pasti meriah. Lanjutkan

02 Aug
Balas

Semangat ya, Asep. Nasib kelg mu pasti akan lbh baik

02 Aug
Balas

Kadang kesedihan datang bukan hanya disaat menderita, pada saat sedang bahagia pun kita bisa merasa sedih karena ada sesuatu yang mengganjal. Ksahnya keren, mengalis seperti apa adanya. Sukses Bu Nanik

02 Aug
Balas

Makin menarik, bund. Lanjut. Sehat selalu

02 Aug
Balas

Pestanya asyik. Bu Marni sangat bahagia. Semoga ayah Asep kembali.... Lanjut, Bu. Salam sukses.

02 Aug
Balas

Keren bunda ceritanya..Asep dan Yuda mulai menata hidup baru. Cerita yang keren, Bun.

02 Aug
Balas

Dalam kebahagiaan terselip kesedihan dan sebaliknya disaat sedih mungkin juga disana ada bahagia. Cernak yang luar biasa Bu Nanik. Salam sukses selalu.

02 Aug
Balas

Cernak yang mengedukasi. Sukses selalu sahabat Mari SKSS

02 Aug
Balas

Cernak yang mengedukasi. Sukses selalu sahabat Mari SKSS

02 Aug
Balas

Cernak yang mengedukasi. Sukses selalu sahabat Mari SKSS

02 Aug
Balas

Cernak yang mengedukasi. Sukses selalu sahabat Mari SKSS

02 Aug
Balas

Seandainya aku .... Lanjut ceritanya, Bu. Salam literasi.

02 Aug
Balas

Mabtap Bund cernaknya. Semiga sehat dan bshagia selalu

02 Aug
Balas

Mabtap Bund cernaknya. Semiga sehat dan bshagia selalu

02 Aug
Balas

mantap keren cadas...cernak keren menewen, sedih saat bahagia...salam literasi sehat sukses selalu bunda Nanik bersama keluarga tercinta

02 Aug
Balas

Semakin menarik ceritanya Bunda Nanik, ditunggu lanjutan ceritanya. Salam sehat dan bahagia selalu

02 Aug
Balas



search

New Post