Nanik Wijayanti

Nanik Wijayanti lahir di Yogyakarta tanggal 20 November 1972. Mengajar di SDN Duri Utara 02 Petang, Jakarta Barat. Mencoba belajar menulis dari hati....

Selengkapnya
Navigasi Web
Sahabat Terbaik (59)

Sahabat Terbaik (59)

Polisi yang bertugas, menerima laporan Bu Marni dengan baik. Pihak kepolisian di sini akan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian di tempat kejadian perkara. Secepatnya mereka akan memberikan informasi dan Bu Marni diminta menunggu. Karena Bu Marni tak memiliki nomor HP maka segala informasi akan disampaikan melalui nomor HP Pak RT.

Bu Marni masih belum tenang karena keberadaan suaminya masih belum jelas namun dia hanya bisa bersabar menunggu informasi dari pihak kepolisian. Pak RT dan Pak Amin terus membesarkan hati Bu Marni bahwa Budi, suaminya dalam keadaan baik dan akan segera kembali. Setelah selesai membuat laporan ketiganya balik ke mikrolet untuk pulang.

Sampailah mereka di ujung gang, Pak Amin meneruskan tugasnya mencari penumpang sementara Pak RT dan Bu Marni pulang ke rumah masing-masing. Saat tiba di rumah ternyata tetangga telah berkumpul. Mereka mengetahui tentang nasib Budi yang menjadi korban trafficking dari berita di televisi maupun kabar dari mulut ke mulut. Mereka menunggu berita terkini dari Bu Marni yang barusan dari kantor polisi.

"Bagaimana Bu Marni, benar itu Pak Budi jadi salah satu korban seperti berita di televisi?" Tanya Bu Ida yang memang terkenal ceriwis.

"Saya belum tahu Bu karena polisi masih mencari informasi dengan kepolisian di sana. Doakan yang terbaik untuk bapaknya anak-anak ya Bu." Jawab Bu Marni dengan sendu.

"Kami pasti mendoakan Pak Budi. Yakinlah Pak Budi pasti kembali dalam keadaan sehat." Ucap warga lainnya.

"Maaf Bapak..Ibu...saya izin ke dalam mau istirahat. Kepala saya agak pusing." Bu Marni merasa pening dan ingin segera berbaring.

"Assalamualaikum." Bu Marni masuk ke rumah yang pintunya agak terbuka. Dilihatnya Bu Kanti sedang mengajak Nina mengobrol.

"Waalaikumsalam. Sudah pulang dik, ada kabar baik tentang Pak Budi?" Sahut Bu Kanti.

"Belum Mbak. Saya diminta menunggu oleh polisi nanti akan diberitahu lewat Pak RT bila ada kabar dari kepolisian di sana." Jawab Bu Marni.

"Kelihatannya kamu capek banget. Istirahat dulu biar Nina aku sama aku. Nina sudah pintar diajak ngobrol. Aku bawa Nina ke rumah ya biar kamu bisa tidur dengan tenang." Ucap Bu Kanti.

Bu Marni yang merasa kepalanya tambah pening menganggukkan kepalanya. Nina pun dibawa Bu Kanti ke rumahnya. Bu Marni langsung berbaring dan tak lama dia pun tertidur.

Belum terlalu lama Bu Marni tidur, pintu ada yang mengetuk dan mengucap salam. Bu Marni terbangun dan melihat Pak RT telah ada di muka rumah.

"Bu...barusan saya ditelpon polisi katanya benar salah satu korban bernama Budi Purnomo, suami ibu. Kita diminta ke lokasi kejadian secepatnya untuk lebih memastikan. Kondisi Pak Budi sedang sakit parah." Pak RT berbicara hati-hati

Bu Marni yang mendengar kabar tersebut kembali menangis namun juga bersyukur. Asep yang baru pulang dari sekolah terkejut melihat ibunya menangis dan ada Pak RT di rumahnya. Asep merasa ada sesuatu yang terjadi.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Kereeen cernaknya, Bunda. Salam literasi

05 Aug
Balas

Terimakasih apresiasinya Pak. Semoga sehat selalu.

06 Aug

Aduh aduh, smg sakitnya segera sembuh. Tambah semangat Krn mau kembali ke rumah, Pak Budi hehe...

06 Aug
Balas

Keren banget ceritanya

05 Aug
Balas

Keren menewen bunda, lanjutkan. Salam sehat dan sukses selalu. Terima kasih telah setia mengunjungi sriyonospd.gurusiana.id untuk SKSS dan berbagi kebaikan.

06 Aug
Balas

Cernak yang menginspirasi bunda. Luar biasa

06 Aug
Balas

Wah. dugaan saya, ini penipuan atau bagaimana. Semakin seru kisah bu Marni pada pak Budi suaminya. Lanjutkan

05 Aug
Balas

Smga sgra bertemu ya b Marni dg p Budi. Lanjuutt bunda

06 Aug
Balas

mantap keren cadas... cernak keren menewen, moga hoax... salam literasi sehat sukses selalu bunda Nanik bersama keluarga tercinta

06 Aug
Balas

Semoga Pak Budi baik-baik saja. Semakin manarik seritanya Bunda Nanik, salam sehat dan bahagia selalu.

06 Aug
Balas

Terimakasih atas kunjungannya. Semoga sehat dan bahagia selalu Bunda.

06 Aug



search

New Post