Tips Menghindari Bencana Alam
Dalam satu minggu negeri kita beberapa kali dilanda bencana. Pertama meletusnya Gunung Semeru , kedua banjir disertai longsor di Nusa Tenggara Barat hingga membuat daerah itu jadi luluh dan banyak penduduk yang mengungsi ke tempat yang aman. Ketiga, Disusul dengan gempa yang terjadi di Nusa Tenggara Timur hingga getarannya terasa ke Sulawesi . Mengapa ini bisa terjadi ? Ternyata ini disebabkan oleh faktor letak geografis negeri, pergerakan lempeng dan beradanya dalam jalur ring of fire (cincin api).
Berikut penjelasannya.
1). Karena letak geografis Indonesia yang terletak di antara tiga lempeng utama di dunia, yaitu Australia, Eurasia dan Pasifik. Kondisi ini menyebabkan sering terjadinya gempa bumi tektonik ataupun gempa bumi vulkanik yang mengakibatkan tumbukan antar lempeng utama.
2). Adanya pergerakan lempeng menyebabkan sering terjadinya gempa. Pergerakan tersebut menghasilkan tekanan yang berujung terjadinya gempa.
3). Karena negeri kita berada dikelilingi cincin api Pasifik.
Oleh karena itu, untuk terhindarnya dari jenis bencana alam , berikut resolusi atau tips yang bisa dijadikan pegangan.
1. Bila terjadi Tsunami berusaha mencari lokasi yang tinggi di tanah yang terbuka. Jika terjebak di dalam bangunan berupaya keluar dan mencari tempat yang tinggi dan aman.
2. Bila ada gempa bumi cari tempat yang aman dan terbuka agar terlindung dari yang menimpa kita.
3. Bila ada gunung yang meletus berusaha menjauh dari sumber magma, untuk berlindung ke tempat yang agak jauh dari jangkauannya.
4. Bila ada badai dan topan. Cari tempat berlindung yang aman.
5. Bila ada tanda gejala erosi, kurangi berada di daerah yang miring, menutup tanah terbuka dengan tanaman pelindung, pengaturan aliran air lewat saluran tersier, dan sebagainya.
6. Bila ada tanah longsor , hindari untuk tidak membuat bangunan di lereng, reboisasi dan menutup permukaan tanah yang kosong dengan tanaman.
7. Bila terjadi kekeringan , usahakan atur pemanfaatan air, pembuatan tandon air, membuat resapan yang dapat menampung air hujan.
8. Bila terjadi banjir , lakukan pemetaan lingkungan, penghijauan, pengaturan daerah aliran sungai yang terhindari dari erosi dan terhindar dari penyumbatan akibat penumpukan sampah.
Di antara resolusi di atas, tentu tidak lupa memanjatkan doa agar terhindar dari bencana.
Berikut doa yang bisa kita panjatkan kehadapan-Nya.
، وَسُوْءِالْقَضَاءِ، وَشَمَاتَةِالْأَعْدَاءِ
"Allahumma Inni, A’udzubika Min Jahdil-Bala’i, Wa Darakisy-Syaqa’i, Wa Suu’i-l-Qadha’i, Wa Syamatatil-A’daa’i."
Arti, “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari susahnya bala’ (bencana), tertimpa kesengsaraan, keburukan qadha’ (takdir), dan kegembiraan para musuh.” (Shahih: H.R. Al-Bukhari nomor 6347, 6616 dan Muslim nomor 2707).
Demikianlah tulisan penulis untuk hari ini semoga bisa bermanfaat. Doa kita bersama semoga kita terhindar dari bencana. Aamiin
Sumber : **(censored)** dan **(censored)**
--------------------------------------------
Tagur_ 174
Tantangan menulis hari Ke_ 266
Gurusianer menulis hari Ke_ 471
Rabu, 14_12_ 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan