Alina Said, S.Pd.

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Nelangsa Embun Pagi

Embun pagi menyentuh ari

mengelantung di dedaunan

ujungnya rerumputan

meresik

*

Embun...

bernelangsa rindu

akan pendaran mentari

menguap dalam elaan waktu

melebur pasrah pada cakrawala

memuaikan hangatnya raga

berlalu tiada

bersisa

*

Embun

melesap, sunyi

Dahaga dedaunan terlepas

Sekejab sirna oleh sangkala.

( Salam literasi digital )

---------------------------------------------

#Tag_17

#Tagur_207

Tantangan menulis hari Ke_299

Gurusianer menulis hari Ke_503

#Puisi Ke_248

Minggu, 16_01_2022

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post