Selalu Ada Kerinduan di Sini (Kampus Ash Shiddiiqi) Bagian-2
Tantangan Hari ke-1803
#TantanganGurusiana-5
***
Satu nama yang selalu bersama dengan ananda Irsyad, Daffa. Bukan berarti tidak dekat dan akrab dengan yang lain. Mungkin banyak orang melihat pertemanan mereka aneh dan unik. Terlihat seolah bersaing dalam semua bidang. Baik akademik maupun non akademik. Padahal aslinya, mereka berdua tidak pernah merasa saling bersaing. Semuanya berjalan apa adanya, tanpa terpengaruh dengan pandangan orang lain.
Sejak SMP, Irsyad dengan Daffa sudah berteman akrab. Saat berada dalam satu kelas, juara kelas secara bergilir mereka raih. Mungkin karena status juara kelas yang sering bergilir antara keduanya, maka terlihat seolah ada persaingan. Sayapun satu waktu pernah bertanya saat sedang kunjungan. Dengan santai Irsyad memberikan jawaban, biasa saja Yah. Jika sekarang Daffa juara 1, besok giliran Abang.
Setelah kenaikan kelas, Irsyad dan Daffa berpisah kelas, tapi soal juara kelas tetap saja masih terlihat mereka berdua paling dominan. Sayapun tidak pernah memberikan penekanan harus juara. Jika ada banyak orang tua sangat ingin anaknya menjadi juara kelas, saya malah sebaliknya. Selama anak nyaman dan bisa mengikuti semua kegiatan sekolah, maka itu sudah lebih dari cukup bagi saya. Andaikan bisa menjadi juara kelas, itu hanya bonus dari apa yang telah ia lakukan. Yang penting, tugas menyelesaikan target hafalan tetap tercapai.
Kembali bergabung dalam satu kelas, tidak membuat Irsyad dan Daffa kembali bersaing. Justru mereka berdua kembali mencatatkan namanya meraih prestasi ke tingkat nasional. Cabang yang mempersatukannya adalah Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tahun 2018 di Jawa Timur, bersama dengan satu tim lainnya. Dan Tim Ash Shiddiiqi mampu mempersembahkan Medali Perunggu.
Jika ditanya tentang target hafalan, kembali terlihat ada persaingan. Padahal mereka berdua saling mendukung agar tidak boleh salah satu dari mereka ketinggalan. Akhirnya, Irsyad dan Dafta sama-sama menyelesaikan target 30 juz sebelum menamatkan pendidikan di Ash Shiddiiqi.
Sepertinya, persahabatan antara keduanya yang unik itu, ternyata menjadi perhatian rekan-rekannya di kampus. Selalu bersama dengan karakter yang berbeda. Irsyad lebih suka dengan ekstrakurikuler bidang sains dan seni (Nasyid), sementara Daffa atlet silat dan juga aktif di bidang sains Matematika.
(Bersambung)
***
~~ Mendalo Mas, 231224 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
