Teriak Histeris
Tantangan hari ke-206
#Tantangan Gurusiana
Ibu mengabarkan kepada Lili kalau ayah masuk rumah sakit tadi malam. Sepuluh jahitan bertengger di kaki ayah. Penyebabnya karena ayah menabrak pembatas jalan. Motor yang dikendarai lampu sennya sudah tak berfungsi lagi. Ditambah dengan hujan rinai sehingga ayah tidak melihat ada lubang di jalan.
Dengan tergesa-gesa Lili minta izin untuk melihat ayah yang sedang dirawat kepada atasannya. Bu Rida yang mendengar keluhan sahabatnya ikut menemani Lili menjenguk ayahnya ke rumah sakit di ibu kota. Lili dengan mengendarai motor matic memacu kendaraannya sambil membonceng Bu Rida. Perasaan was-was menari dipikiran Bu Rida karena setiap mobil yang menghalangi selalu berhasil didahului oleh Lili. Tidak butuh waktu lama untuk sampai di ibukota oleh Lili. Satu setengah jam dengan jarak tempuh 80 km.
Motor diparkir oleh Lili. Keduanya mencari ruang tempat ayah di rawat. Ketika sedang berpapasan dengan seseorang Lili bermaksud menanyakan ruang yang diberitahukan oleh Ibu. Tapi orang tersebut lari sekuatnya begitu melihat mereka. Lili jadi heran, Bu Rida pun sama. Setelah melihat satu sama lain barulah mereka sadar. Mereka berdua jadi teriak histeris. Karena sering melintasi mobil angkutan barang yang besar muka keduanya jadi hitam legam oleh asap knalpot.
Di sekolah, 6 Oktober 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan