DERMAGA TUA
Oleh.Thanil.Abu
#Tagur siana ke -15
Deru ombak memecah karang
Menerpa buih menghantam sekat
Suara riuh anak nelayan
Bertubuh dekil berkulit hitam dan legam
🌕
Mereka lalu lalang
Dalam dermaga tua kehidupan
Sambil menjajah tangkapan
Mereka mengumbar senyum nan mesra
🌕
Kapal berlabu,dan bersandar dalam napas tak terurai
Menggarap rezeki disetiap harap
Menyanyikan kidung simphony alam
Dibuai cinta sang pelaut mesra
🌕
Dermaga tua
Kau adalah asa yang tak pernah diam
Membawa sejuta cinta yang dalam
Disetiap nurani senja diufuk sinar
🌕
Hai dermaga tua
Pinta insan yang terlelap
Janji suci mencerca tubuh kurus dan letih
Disetiap ujung doa kami berharap
Rezeki darimu tak akan kemana
🌕
Mendekat setiap insan yang berbelas kasih
Pagi dan senja kami mengabdi
Mengharap dan mendamba
Disetiap sujud di laut lepas
🌕
Walau kutahu hari ini bukanlah mimpiku
Tapi Engkau tak pernah tidur,disetiap harimu
Janji dan impian merambah dan menjalar
Didermaga tua kugantung harapan suci
🌕
Membilas sampah yang pernah tercoret dalam jiwa
Terlebur dalam naif yang sengsara
Putihkan hatiku wahai dermaga tua
Agar aku bisa tersenyum dalam luka
Membawa cinta dipenghujung doa
#rumahkuistanaku#
#parigimoutong#
#thanilabu#
#17012021#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan