Mulya

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Perkembangan Revolusi Industri
Pinterest

Perkembangan Revolusi Industri

Manusia merupakan makhluk bumi yang paling sempurna. Manusia senantiasa melakukan berbagai perubahan dengan kehebatan otaknya. Perubahan itu dilakukan dengan banyak cara. Ada perubahan yang lambat (evolusi) dan ada perubahan yang cepat (revolusi).

Jika mengulik sejarah revolusi dikenal mulai dari revolusi industri pertama 1.0, 2.0, 3.0, 4.0, dan yang terbaru yaitu menyongsong ke revolusi industri 5.0. Lalu penekanan apa saja kelima revolusi industri tersebut?

Revolusi Industri 1.0 diawali dengan diciptakannya mesin uap oleh James Watt pada abad ke-18 dan menciptakan mesin-mesin bertenaga air. Pekerjaan yang sebelumnya yang dilakukan manusia dialihkan dengan menggunakan mesin.

Revolusi industri 2.0 disebut juga revolusi teknologi saat diketemukannya listrik pada akhir abad ke-19 sampai dengan awal abad ke-20. Kemudian berkembang pula dunia transportasi yang kemudian berpengaruh terhadap perkembangan pada berbagai bidang kehidupan seperti bidang ekonomi, sosial, dan militer.

Revolusi industri 3.0 yaitu revolusi pada bidang otomatisasi dan digitalisasi untuk memudahkan pekerjaan manusia. Melakukan suatu hal membutuhkan waktu yang relatif cepat dalam menyelesaikan pekerjaan atau menghasilkan produk. Manusia tidak lagi memegang peranan karena mengarah pada abad informasi. Semuanya serba otomatisasi dan digitalisasi.

Revolusi industri 4.0 yaitu kuncinya sejak diketemukan internet. Teknologi manufaktur sudah masuk pada trend otomatisasi dan pertukaran data. Hal ini mencakup sistem siber-fisik, internet of things (LOT), komputasi cloude, dan cognitive computing. Menanamkan teknologi cerdas yang dapat terhubung dengan berbagai kehidupan manusia. Pada tahap ini muncul perusahan dengan sistem ride sharing seperti gojek dan grab.

Revolusi industri 5.0 yaitu konsep revolusi industri yang telah disiapkan oleh Jepang yang diungkapkan oleh Perdana Menteri Jepang 21 Januari 2019. Perkembangan teknologi begitu pesat bahkan adanya kehadiran robot dengan kecerdasannya dianggap dapat menggantikan posisi manusia.

Berdasarkan latar belakang tersebut lahirnya konsep revolusi Industri 5.0. Konsep revolusi dimana masyarakat yang berpusat pada manusia (human centered) dan berbasis teknologi (technologi based). Kasusistik di Jepang sendiri untuk bidang kesehatan menggunakan medical records, sistem remot dalam kesehatan, menggunakan sensor, Al, dan robot untuk membantu pemeliharaan jalan, terowongan, jembatan, dan infrastruktur lainnya.

Interpretasinya bagaimana manusia dapat berperan secara aktif dalam dunia teknologi. Peran-peran manusia nyata dapat masuk berbagai teknologi informasi. Anda ingin memiliki potensi apa? Bisa dibuat melalui video lalu orang dari manapun dapat mengakses/memanfaatkannya peran diri kita. Pekerjaan manusia bisa dilakukan oleh teknologi yang dibuat oleh orang yang bersangkutan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post