Kisruh
Hidup sarat dinamika. Itu terjadi pada perseorangan, begitu juga pada lingkup yang lebih besar seperti keluarga, bertetangga, teman sejawat, bermasyarakat, bahkan bernegara.
Lalu bagaimana dengan kondisi bernegara sekarang? Apakah sudah termasuk kisruh? Kisruh itu kacau atau kalut. Sebagai warga negara setiap hari dipertontonkan dengan hal-hal yang kontroversial. Ada dua kubu terkait kekisruhan antara pihak kepolisian dengan salah satu ormas.
Kedua belah pihak menklaim bahwa apa yang dilakukan benar. Parahnya itu berseberangan. Kondisi itu bisa berpotensi berambah kisruh. Lalu sejatinya harus bagaimana? Sejatinya harus ada tim independen untuk menengahi sehingga kebenaran bisa terungkap.
Saat kebenaran terungkap maka tidak ada yang bisa membantahnya. Kebenaran itu adalah fakta. Akan tetapi akan ada perang argumentasi tentang makna kebenaran yang dipertahankan setiap kubu. Jika tidak ada yang jujur dan mengakui bahwa yang benar adalah benar maka akan tetap ada dua kubu yang berpihak pada kebenaran versinya masing-masing. Jika itu berlanjut kisruh akan berubah menjadi pemantik konflik sosial.
Semoga kisruh segera berakhir. Tuhan tunjukkan kebenaran sehingga kisruh tidak berlanjut. Indonesia kembali mengalami kedamaian. Lulus dalam menghadapi ujian terhadap bangsa ini. Sehingga Indonesia selalu menjadi negara yang aman dan tentram. Aamiin.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
