Merawat Cahaya
ku tak ingin ia hanya mampir,
lalu pergi begitu saja
meninggalkan aku yang kembali gelap.
Maka kutanam sebiji tekad, di tanah hati yang mulai lembut, kusiram dengan dzikir, kubajak dengan sabar, dan kupupuk dengan doa-doa kecil di ujung malam.
Kuingin berharap cahayanya terang,agar bisa menuntun langkahku pulang.
Jika suatu hari aku goyah, aku tahu, aku masih punya cahaya yang pernah kutumbuhkan dengan cinta dan air mata. Ramadhan
Sabtu, 5 April 2025. 6 Syawal 1446 H
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan