Ibu yang bersahaja
Tak terasa waktu merayap cepat melangkahi perjalanan masa
Sekian lama kutinggalkan kampung halaman
Terbayang senyum seorang wanita yang sudah senja
Seakan selalu membayang dalam Titian kehidupan
_
Anganku melayang kembali mengingat dolanan
Masa silam tentang sorak Sorai kegembiraan
Tembang dan tangis di halaman rumah yang tak bertepian
Dalam curahan kasih sayang ibu yang tak berkesudahan
_
Tentang cahaya purnama yang bertenaga
Menyirami wajah bocah dan rumah-rumah
Seperti belaian mesra tangan seorang ibu yang bersahaja
Selalu dirasakan dalam meniti hari yang indah
_
Kini, dalam usia yang terus merangkak
Tentang keinginan- keinginan yang tak pernah usai
Aku hanya bisa mengenangnya dalam bait-bait sajak
Hingga senantiasa kurasakan damai
**
# Tagur hari ke-159 #
Gambar diambil dari :
**(censored)**;oq=foto+ibu&aqs=chrome..69i57j0l4.4849j0j7&client=ms-android-advandigital&sourceid=chrome-mobile&ie=UTF-8#imgrc=rvP-kLOhcGiSqM
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
