Ariawan Istiadi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kuliah Subuh 24 (TMG1074)

Kuliah Subuh 24 (TMG1074)

Ceramah Ramadhan oleh Ustadz Prayitno Darsono S.Pd.I menerangkan bahwa umat Nabi yang dibanggakan oleh beliau adalah kita yang tidak pernah bertemu dengan Nabi.

Umar bin Khatthab pernah berkisah. Saya bersama Rasulullah SAW sedang duduk-duduk. Rasul SAW bertanya kepada para sahabat, "Katakan kepadaku, siapakah makhluk Allah yang paling besar imannya?" Para sahabat menjawab, "Para malaikat, wahai Rasul". Nabi SAW bersabda, "Tentu mereka demikian. Dan mereka berhak seperti itu. Tidak ada yang bisa menghalangi itu, karena Allah SWT telah memberikan mereka tempat". Para sahabat menjawab lagi, "Para Nabi yang diberi kemuliaan oleh Allah SWT, wahai Rasul". Rasulullah SAW bersabda, "Tentu mereka demikian. Dan mereka berhak seperti itu. Tidak ada yang bisa menghalangi itu, karena Allah SWT telah memberikan mereka tempat". "Wahai Rasul, para syuhada yang ikut bersyahid bersama para Nabi," jawab mereka kembali. Rasul bersabda, "Tentu mereka demikian. Dan mereka berhak seperti itu. Tidak ada yang bisa menghalangi itu, karena Allah SWT telah memberikan mereka tempat". "Lalu siapa, wahai Rasul?," tanya para sahabat. Lalu Nabi SAW bersabda, "Kaum yang hidup sesudahku. Mereka beriman kepadaku, dan mereka tidak pernah melihatku, mereka membenarkanku, dan mereka tidak pernah bertemu dengan aku. Mereka menemukan kertas yang menggantung, lalu mereka mengamalkan apa yang ada pada kertas itu. Maka, mereka-mereka itulah yang orang-orang yang paling utama di antara orang-orang yang beriman".

Maka hendaklah kita menjadikan beliau sebagai uswatun hasanah : QS: Al-Ahzab ayat 21. Artinya: Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Ayat yang mulia ini adalah dalil pokok yang paling besar untuk meniru Rasulullah SAW dalam ucapan, perbuatan, dan keadaan beliau. Oleh kaena itu Allah SWT memerintahkan kepada orang-orang agar meniru Nabi SAW dalam hari perang Ahzab, yaitu dalam hal kesabaran, keteguhan hati, kesiagaan, dan perjuangannya, serta tetap menanti jalan keluar dari Allah SWT, semoga shalawat dan salam terlimpahkan kepada beliau sampai hari kiamat. Oleh karena itu Allah SWT berfirman kepada orang-orang yang merasa khawatir, gelisah, dan terguncang dalam menghadapi urusan mereka dalam perang Ahzab: (Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu) yaitu mengapa kalian tidak meniru dan mengikuti jejak sifat-sifat Nabi SAW? Oleh karena itu Allah SWT berfirman: ((yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah)

Kemudian Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang para hambaNya yang beriman yang membenarkan janji Allah kepada mereka, dan Allah menjadikan akibat yang baik di dunia dan akhirat bagi mereka. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Dan tatkala orang-orang mukmin melihat golongan-golongan yang bersekutu itu, mereka berkata, "Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita.” Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya) Qatadah berkata yang dimaksudkan adalah firman Allah SWT dalam surah Al-Baqarah: (Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, "Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat (214)) (Surah Al-Baqarah) yaitu ini adalah yang dijanjikan Allah dan RasulNya kepada kita berupa cobaan dan ujian yang berakibat kepada kemenangan yang dekat. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post