Brian Prasetyawan

Guru SDN Sumur Batu 01 Jakarta. Menempuh pendidikan S1 PGSD di Unika Atma Jaya Jakarta. Baru menjadi guru sejak 2014. Ngeblog juga di www.praszetyawan.com...

Selengkapnya
Navigasi Web

Ketika Keberadaan Perpustakaan Sekadar Formalitas

Tidak ada pengalaman terkait perpustakaan sekolah yang bisa saya ceritakan, karena memang perpustakaan sekolah saya tidak berfungsi. Ruangannya ada, walaupun hanya seukuran setengah ruang kelas. Rak buku ada, koleksi buku ada. Namun selalu terdapat situasi dan kondisi yang menghambat saya untuk menghidupkan perpustakaan sekolah. Berbagai kondisi darurat membuat ruang perpustakaan kerap dialihfungsikan. Misalnya menjadi ruang kelas dan ruang guru.

Ketika sekolah melakukan renovasi pada lantai tiga, perpustakaan menjadi ruang kelas. Ketika ada sekolah lain yang menumpang karena sekolah mereka sedang membangun ulang gedung, ruang perpustakaan menjadi ruang guru bagi sekolah yang menumpang. Praktis selama 5 tahun saya mengajar di sekolah ini, saya tidak bisa berbuat apa-apa untuk perpustakaan sekolah

Koleksi buku perpustakaan sekolah saya sebenarnya cukup banyak dan menarik. Namun banyak juga berupa buku teks pelajaran yang bahkan dari kurikulum jaman dahulu. Ada juga buku-buku yang seharusnya untuk anak SMP.

Di satu sisi, saya ingin menghidupkan budaya literasi di sekolah. Namun bagaimana bisa jika kondisi perpustakaan sekolah tidak berfungsi ?

Saya mengakali dengan mengajukan usulan kepada kepala sekolah yaitu penyediaan rak buku dan pengadaan buku baru untuk tiap ruang kelas. Puji Tuhan Kepala sekolah menyetujui. Namun tidak semua kelas merawat rak dan koleksi buku dengan baik. Di tambah lagi keberadaan siswa dari sekolah yang menumpang, makin menambah kerusakkan rak dan koleksi buku.

Suatu ketika, ternyata kepala sekolah berencana membuat area baca outdoor. Letaknya persis di samping pendopo sekolah. Karena disitu ada sedikit lahan kosong. Saya senang mendengarnya. Rencana tersebut akhirnya terealisasikan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Keradaan yang hampir sama di perputakaan sekolah kami, salam literasi .

11 Oct
Balas

Tetap semangat! Salam kenal dan salam literasi.

08 Oct
Balas

Terimakasih sudah berkomentar. Salam kenal, salam literasi

08 Oct



search

New Post