Brian Prasetyawan

Guru SDN Sumur Batu 01 Jakarta. Menempuh pendidikan S1 PGSD di Unika Atma Jaya Jakarta. Baru menjadi guru sejak 2014. Ngeblog juga di www.praszetyawan.com...

Selengkapnya
Navigasi Web

Persoalan Siswa dalam Tugas Kelompok

Tantangan Hari Ke-35

#TantanganGurusiana

Setiap hari siswa belajar di ruang kelas yang sama. Tentu siswa sudah hafal bagaimana suasana kelas mereka. Hal tersebut bisa membuat siswa bosan dan kurang bergairah belajar. Maka guru bisa mengajak siswa belajar di luar kelas untuk memberi suasana baru dalam belajar. Hari ini saya mengajak siswa melakukan kegiatan keterampilan di pendopo.

Selain itu, variasi kegiatan pembelajaran juga perlu dilakukan untuk menambah semangat dan antusiasme siswa. Buku paket tematik kurikulum 2013 sudah mampu mendorong guru untuk melakukan kegiatan pembelajaran yang variatif dan mengajak siswa aktif.

Contohnya adalah materi pada muatan pelajaran SBDP tema 7 Kelas 5. Pada salah satu materinya, siswa diminta untuk melakukan gerak dan lagu maju tak gentar. Itu bisa menjadi penilaian keterampilan.

Minggu lalu saya sudah membuat kelompok dan meminta mereka latihan bersama kelompoknya. Sudah seminggu berlalu, hari ini pelaksanaan penilaian keterampilan gerak dan lagu. Seperti yang sudah saya duga, pelaksanaan tugas kelompok akan menimbulkan satu-dua persoalan. Ada siswa yang mengeluh karena teman sekelompoknya susah diajak latihan. Hal itu bisa menjadi pemicu percekcokan antar anggota kelompok. Bahkan salah satu siswa minta penilaian keterampilan ini diundur saja.

Saya tahu masalah ini pasti akan ada. Namun saya tidak gentar. Justru ini adalah tantangannya. Bagaimana saya sebagai guru bisa mengatasi masalah antar siswa. Saya juga ingin siswa belajar bekerja sama dalam kelompok, tidak egois atau seenaknya sendiri. Tugas kelompok juga melatih siswa untuk sabar dan tidak emosional terhadap anggota lainnya.

Menanggapi persoalan yang ada, saya memberi kebijakan. Seluruh kelompok saya beri waktu latihan terlebih dahulu. Kelompok yang sudah siap, boleh tampil lebih dahulu. Ada kelompok yang angggotanya belum mau menyatu. Saya dorong mereka untuk mau latihan bersama. Akhirnya seluruh kelompok mampu kompak berlatih. Saya senang ketika mereka saling berpendapat tentang gerakan atau formasi yang ingin ditampilkan

Satu per satu kelompok pun tampil. Walau gerakan sederhana, saya tetap apresiasi kekompakkannya. Setelah maju, barulah mereka merasa bahwa tampil gerak dan lagu itu asyik.

"Pak, kelompok saya mau maju lagi. boleh ya..."kata salah satu siswa.

"Sudah cukup, tadi sudah bagus. Ini kelompok lain mau tampil" jawab saya

Saya senang ada siswa yang malah ketagihan untuk tampil. Padahal sebelumnya saya melihat mereka tidak siap dan tidak percaya diri

Semoga dilain kesempatan saya bisa lebih sering melakukan kegiatan pembelajaran keterampilan/praktik.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Amin YRA

29 Feb
Balas



search

New Post