kasmadi74

Seorang guru yang mengajar di sebuah sekolah yang terletak dipinggiran jakarta. Mencoba belajar menuls. ...

Selengkapnya
Navigasi Web
Senja
Bougenville menghiasi senja

Senja

Senja selalu membuat kenangan. Semua orang suka senja. Aku juga. Kamu? Ah, tanyakan saja pada hatimu, oh bukan hatimu, tapi egomu.

Senja selalu identik dengan macet. Ya, di Jakarta. Entah kotamu. Setiap senja selalu begitu kondisinya. Senja Jakarta membuat banyak orang stres. Ah, tapi tidak juga. Ada banyak orang lain justru mengharapkan senja. Tak peduli awal bulan, tengah bulan atau akhir bulan. Senja memang fenomena dilematis bagi Jakarta. Seperti dua sisi mata uang. Ada yang untung, banyak pula yang buntung.

Senja begitu kamu dikenal. Hedonisme masyarakat kota. Bisnis yang banyak menghasilkan cuan. Jakarta sebagiannterbangun olehnya. Terus dipupuk, sebab uang banyak didapuk. Hobi yang menghamburkan uang. Seperti kubilang, tak kenal waktu dari pagi hingga pagi lagi. Senja memang menggiurkan. Itulah sisi lain masyarakat Jakarta, senang jajan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post