NURROHMAH PUJI MASTUTI

Guru IPA yang sejak kecil gemar sastra. Seringkali menulis puisi dan cerpen di sela kegemaran traveling.Lebih suka diam dan suka dengan ketenangan. ...

Selengkapnya
Navigasi Web

Sekuntum Mawar

Merah merona

SSekuntum mawar di sudut pusara

Mewangi

Semerbak hingga ke ujung gelap

Pada malam yang kian pekat

Esok hari

Sekuntum mawar telah terurai

Di atas pusara

Yang kering kerontang

Rindukan hujan

Di kala siang

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Puisi penggugah jiwa pelipur lara. Bagus sekali Bu. Salam

10 Jul
Balas



search

New Post