Rosita D

Semuanya Akan Baik-baik Saja...

Selengkapnya
Navigasi Web
Prabowo Potensi Melenggang Mulus Ke Istana, Isu Hoaks Berseliweran
Foto: anataranews.com

Prabowo Potensi Melenggang Mulus Ke Istana, Isu Hoaks Berseliweran

Pertarungan pemilihan presiden sudah mendekati babak final. Yakni mendekati hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024. Semua taktik dan strategi sudah dilakukan demi memenangkan jagoan masing-masing. Mulai dari adu gagasan dan program kerja untuk membuat Indonesia berjaya di masa depan. Yang ujungnya adalah untuk kesejahteraan rakyat.

Di samping itu, taktik itu tak hanya menonjolkan kebolehan sang kandidat semata. Melainkan juga menyerang bagian terlemah dari lawan. Dengan begitu pasangan lain akan semakin kecil elektabilitas dan keterpilihannya. Tentu ini masih dalam tahap yang wajar dalam pesta demokrasi yang kompetitif. Dan di lain sisi, para pendukung dan relawan mendengungkan keberhasilan yang sudah ditorehkan sang jagoan tadi.

Terlepas dari batas wajar di atas, sangat disayangkan ketika pihak-pihak tertentu memproduksi hoaks dan fitnah yang tak berdasar untuk menjatuhkan lawan tertentu. Hal ini dialami oleh Prabowo Subianto yang sejak awal sudah memiliki elektabilitas yang begitu tinggi. Sebut saja bahkan sejak sebelum dia mencalonkan secara resmi sebagai kandidat presiden pada Pilpres 2024.

Prabowo Subianto dikenal sebagai seseorang yang berjiwa besar dan ikhlas mengabdi kepada negara. Hal tersebut dapat dilihat bagaimana ia mengeyampingkan ego sektoralnya demi persatuan nasional yang sempat terbelah pada Pilpres 2019. Prabowo dengan hati lapang bergabung dengan rivalnya untuk membentuk pemerintahan yang mengutamakan kesejahteraan rakyat.

Sejak masuk pada pemerintahan Presiden Jokowi. Prabowo Subianto menduduki peran sentral sebagai Menteri Pertahanan Indonesia. Dan kinerja dapat dilihat dengan mata telanjang, pertahanan dan keamanan negeri ini semakin membaik dan bahkan disegani oleh negara-negara tetangga. Hal tersebut tentu berkat tangan dingin sang Menhan yang terus bekerja keras tanpa henti.

Jejak dan elektabilitasnya yang begitu mentereng membuat diri Prabowo Subianto sering diterpa isu hoaks. Bahkan sebelum pencalonan, ia sudah diterpa isu miring mencekik dan menampar Wamentan. Tentu isu ini tidak sedikit pun menggoyahkan elektabilitas Prabowo sebagai calon kuat kandidat Pilpres 2024.

Tak berhenti di situ. Setelah pencalonan pun ia terus mendapatkan serang fitnah bertubi-tubi. Sebut saja yang lagi santer dibicara saat ini seperti isu korupsi Prabowo Subianto atas pengadaan pesawat jet tempur Mirage 2000-5 bekas dari Qatar. Yang kenyataannya tak ada pembelian pesawat jenis yang di sebutkan di atas di Kementerian pertahanan.

Hal tersebut tentu dengan gampang dibantah oleh pihak Prabowo Subianto karena barangnya pun tidak ada alias tak memiliki fakta konkret. Namun yang nama hoaks, tentua ada yang kemakan penyebaran fitnah yang keji tersebut. Dan ini dengan jelas dapat dibaca untuk menjegal Prabowo bisa menang Pilpres 224. Namun langkahnya sangat mencederai nilai-nilai demokrasi.

Isu yang juga berkembang dan tidak masuk akal yakni soal Prabowo Subianto hanya akan berkuasa dalam jangka 2 tahun jika ia memenangi pemilihan presiden. Ini tidak sangat tidak logis dan sangat terkesan mengada-ngada. Sebab negara ini merupakan negara hukum. Di mana semuanya memiliki aturan yang jelas, baik sebelum terpilih sampai menjadi presiden sekali pun.

Untuk menangkal merajalelanya penyebaran hoaks dan fitnah kepada Prabowo Subianto tentu hanya bisa dibendung dengan kekuatan rakyat. Yakni dengan cara memastikan semua kalangan datang ke TPS dan memenangkan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. Dengan begitu para penyebar hoaks tersebut akan gigit jari dan kecewa karena apa yang dilakukan tidak mempan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Benar mbak. Sepertinya para penyebar hoaks itu bekerja profesional. Maksudnya profesinya memang sebagai pengacau. Tidak hanya itu, sebuah diskusi banyak digelar juga kebanyakan menjelekkan pak Jokowi dan mengklaim kecurangan2 untuk memenangkan Prabowo. Lha, saya pikir kok masyarakat diadu kayak gini sih. Apa mereka tidak sadar sebenarnya mereka sedang dimainkan oleh pihak ketiga yang ingin memang Indonesia jadi kacau? Ayolah bikin Indonesia bener. Jangan dicerca seperti ini. Kalah dan menang ya Indonesia harus tegak berdiri siapa pun pemimpinnya. Jangan dirobohkan oleh manusianya sendiri. Yuk ke tps.....

12 Feb
Balas



search

New Post