Siti Annisa

Guru MtsN Tanjung Pinang Sejarah Kebudayaan Islam ...

Selengkapnya
Navigasi Web
Sebab kamu perempuan maka kamu harus mudah memaafkan !!

Sebab kamu perempuan maka kamu harus mudah memaafkan !!

Maaf, bukan mau dan berniat untuk mengkerdilkan golongan laki-laki atau mengabaikan banyak penderitaan juga luka yang dijalani laki-laki dimuka bumi ini. Judul yang saya beri ini adalah pernyataan seorang guru yang benar-benar saya cintai. Allahyarham, ustadz Hariri Shohih. Saat saya berpamit didalam keadaan yang benar-benar hancur dan terpuruk ada baitan kata yang tak mungkin saya lupakan. Baitan kata yang pertama sekali mendengar sudah mampu meruntuhkan bendungan airmata yang mati-matian saya tahan. Tapi, selanjutnya kalimat itu yang kemudian menjadi fondasi kepribadian saya selanjutnya.

Entah beliau sengaja karena mampu menerawang keprobadian saya yang mudah kecewa dengan banyak hal atau sebagai kalimat yang tiba-tiba saya muncul untuk saya jadikan pegangan dikemudian hari.

Memaafkan , itu sungguh bukan perkara mudah bukan. Utamanya untuk perempuan yang berkali lipat  menggunakan perasaannya dibandingkan dnegan rasional yang dipunya. Hari ini setelah lama tidak mengingat baitan kata itu saya kemudian tersentak hebat dengan mantra kalimat itu kembali

“Sebab kamu perempuan maka kamu harus mudah memaafkan !!”

Saya menyaksilan bagaimana kesediaan seorang wanita yang memaafkan berkali-kali untuk tiap kesalahan yang diperbuat anak laki-lakinya. Bagaimana, patah-patah kalimat yang keluar dari mulut si ibu adalah kebaikan bernada lembut mendayu dengan beberapa getaran putus asa.

Duhai Tuhan,

Engapa kiranya Kau ciptakan manusia bergelar ibu di muka bumi ini. Luas memaafkan, luas memahami tiap kekurangan kita anak-anak mereka. Siap dihantam kekecewaan tiada henti untuk tiap-tiap kepercayaan yang mereka bangun kemudian luluh lantah karena perbuatan kami, anak-anak mereka.

Sungguh kiranya , dimana kiranya potongan hati mereka yang selalu berhasil kami patahkan, berhasil kami hancurkan. Jika waita adalah makhluk yang mudah memaafkan maka ibu adalah manusia juaranya. Tak aka nada tandingannya bahkan siapapun. Bagaimana segala harus dimaafkan berkali-kali dimaafkan.

Wanita,

Aku dan kamu,

Mari sadari bahwa hidup adalah lembaran cerita yang tak serta merta sesuai harap dan kehendak kita. Lembar cerita kemudian akan menjelma menjadi cerita sungguh manis, bahkan pilu dan kita harus sadar itu. Entah sekarang atau nanti mari tetap mejaid waras untuk tetap menyadari ada banyak hal yang harus bersedia kita maafkan. Entah itu orang jahat, ekspektasi yang tidak sesuai harapan, isah cinta yang kandas, luka masa lalu, dan banyak hal mengerikan lainnya mari tetap menebar maaf. Maafkan segalanya dan lahirlah menjadi manusia baru dengan keluasaan hati tiada tara.

Kita wanita, dan kita harus lebi mudah memaafkan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Terima kasih ibu.. Jangan lupa follow back nya ibu hihihi

02 Dec
Balas

Mantap ulasannya.

01 Dec
Balas



search

New Post