SITI NURBAYA AZ

Guru SMA Negeri 2 Karimun. Masih terus mau belajar ...

Selengkapnya
Navigasi Web
perilaku kerja IBM (Ini Bukan Mimpi) (5)
Dari google

perilaku kerja IBM (Ini Bukan Mimpi) (5)

Tantangan hari ke 13.06.2024

Suara ribut – ribut masuk dalam pendengaranku, semakin dekat dengan majelis guru semakin keras suaranya.

Niat untuk menjemput Bu Intan terpaksa aku tangguhkan, aku mendekat dan mendengar suara Bu Intan yang sedikit keras.

Tak lama berselang terdengar suara yang dapat ku pastikan suara Ibu – Ibu yang sepertinya emosi tingkat tinggi.

“Masuk kelas jangan berada di area majelis guru.” Aku terkejut mendengar suara pesuruh sekolah yang menegurku.

Dengan rasa penasaran aku berlalu meninggalkan majelis guru.

Belum seberapa jauh aku melangkah aku mendengar guru piket memanggilku.

“Ini ada tugas Bu Intan, kerjakan setelah itu kumpulkan di meja piket saja.” Perintah dari guru piket.

Kepalaku mendadak penuh dengan bermacam pertanyaan apa yang terjadi di majelis guru.

Percuma aku mempercepat langkahku menuju kelas, teman – temanku sudah tidak ada.

Aku jadi mengingat apa yang sering dikatakan Bu Intan

“Jangan hanya tahu tapi harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari – hari setiap materi yang dipelajari. Tidak dapat semua diambil manfaatnya tapi harus ada yang diambil walaupun sedikit.”

Buktinya sekarang teman – temanku mensia – siakan waktu 3 jam belajar bersama Bu Intan.

Napas beratku keluar dari hidung, aku mencatat di chat grup mata pelajaran perintah dari guru piket.

Setelah mengirimnya aku mengambil buku untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Bu Intan.

***

Sepekan sudah berlalu dari kejadian itu aku selalu melihat Bu Intan bersedih hati.

Ingin rasanya aku menghiburnya tapi aku tidak tahu caranya.

Dari bisik – bisik tetangga aku mendengar bahwa ada orang tua murid yang salah faham dengan Bu Intan.

Ada juga yang kabar yang mengatakan Bu Intan terpukul dengan ucapan orangtua murid yang mengatakan tidak punya anak mana bisa mendidik anak orang lain.

Ya, Bu Intan memang tidak punya anak tapi sifat ke Ibuannya jelas terlihat.

Marahnyapun penuh dengan kelembutan., bagaimana tidak aku mengatakan marahnya penuh kelembutan.(Bersambung)

#TantanganGurusiana

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post