SRI BUDI HANDAYANI

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

DOA NILA

# Tantangan 304 Gurusiana 2022 / ( 3 November 2022)

DOA NILA

Berhari-hari Nila kurang tidur. Matanya merah dan dirasa sangat berat. Air matanya juga tak henti-hentinya jatuh di pipinya. Kamar rumah sakit itulah menjadi saksi bisu atas kesedihan Nila. Dia tak beranjak dari sajadah sebelum dia menyisipkan doa terbaik untuk ayahnya. Nila rindu dengan senyum ayah, pelukannya yang hangat.

Ayah tidak sadar saat dibawa ke rumah sakit. Setelah dilakukan observasi , kondisi ayah sangat buruk. Jantung dan ginjal ayah bermasalah. Nila hanya menatap ayah melalui kaca jendela. Mulutnya tak henti-henti menyebut asma Allah. Doa Nila setiap saat bergaung di bilik hatinya. Nila sangat bahagia menyambut ayah. Keajaiban pun terjadi. Kini ayah sudah tidak di ICU lagi.

Senyum ayah tersungging di bibirnya. Dia memeluk Nila., anak semata wayangnya. Nila juga erat mendekap ayahnya , tempat luapan kasihnya itu.Air mata mereka berhamburan keluar. Ayah sudah sehat dan diperbolehkan pulang. Mereka akan bersama mengayuh roda kehidupan kembali. Nila sekarang yang menggantikan posisi ayah di kantor. Ayah hanya bekerja dari rumah memantau dan mengarahkan Nila. Usaha yang dibangun dengan cucuran keringat mereka itu pulih.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Kereeen pentigrafnya, Bunda. Salam literasi

03 Nov
Balas



search

New Post