Titarini

Lahir di Jember 12 Mei 1974. Pengawas Madrasah Tingkat Raudhatul Athfal Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember....

Selengkapnya
Navigasi Web

My Holiday is My Adventure

Part I

Rony makin cepat mengayuh sepedanya membelah jalanan di tengah terik mentari yang kian membakar kulitnya. Remaja tanggung yang baru duduk di kelas tujuh itu ingin secepatnya sampai di rumah. Jarak tempuh sekitar dua kilometer dari sekolah menuju rumahnya, dia tempuh sekitar lima belas menit. Cuaca yang cukup terik ini membuatnya mandi peluh. Sesampai di rumah, Rony langsung memasuki halaman rumah yang bercat hijau dengan pohon palm di samping pintu gerbang. Rumah Rony tidak terlalu besar, namun banyak tanaman peneduh yang bisa membuat siapapun yang datang makin kerasan. Setelah mengucapkan salam, Rony langsung memasukkan sepeda kesayangannya ke garasi yang terletak di samping kiri rumah. Mama Rony yang berada di ruang tengah, buru-buru menyambut anaknya yang baru pulang sekolah.

“Waalaikumsalam…waduh jagoan Mama pasti capek ya. Nih minum dulu es jeruknya, “kata Mama Rony yang sudah menyiapkan minum untuknya.

“Alhamdulillah… seger banget, makasih ya Ma, “ucap Rony sambil menyeka keringat di keningnya.

“Sama-sama sayang. Habis ini kamu segera makan siang ya terus istirahat biar tidak terlalu capek.

“Ok Ma… tapi Rony mau tunjukin ini dulu ke Mama,” ucap Rony sambil mengeluarkan buku raport hasil penilaian belajar dan diserahkan ke Mamanya.

“Wow nilai kamu bagus-bagus Ron. Selamat ya sayang semoga semester depan bisa lebih baik lagi aamiin.”

“Aamiin…terima kasih juga ya Ma, atas doa dan supportnya buat Rony. Love you Mama,” jawab Rony sambil memeluk Mamanya.

“Ma aku … aku besok mau liburan ke rumah Uti.

“Ya sayang nanti habis makan malam kita bicarakan sama papa juga ya.”

Rony sudah tidak sabar menunggu Papanya pulang. Dia ingin segera memberitahukan rencana liburannya bareng Rendy saudara sepupunya yang juga tinggal bersama nenek mereka. Saat libur sekolah, tak jarang Rony dan Rendy menikmati waktu libur mereka di rumah nenek yang biasa mereka panggil Uti. Rumah Uti terletak di sebuah desa. Jaraknya sekitar lima puluh kilomater dari rumah Rony.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Mantap ulasannya

08 Feb
Balas

Terima kasih Bunda.

09 Feb

Luar biasa Bunda

09 Feb
Balas

Maturnuwun Pak Tri

09 Feb

Ku tunggu part berikutnya

09 Feb
Balas

ok.... ditunggu

09 Feb



search

New Post