Berkat Buku Pertama, Dunia Literasiku Penuh Warna
Minggu, 9 Mei 2021
TAGUR-103 (365)
***
Berkat Buku Pertama, Dunia Literasiku Penuh Warna
Oleh : Sutarti, S.Pd.SD
Sejak kecil kita sudah mengenal dengan buku. Bentuknya persegi dengan gambar di sampul yang menarik. Tempat menuangkan tulisan, gambar, dan coretan sesuai dengan isi hati. Kadang apa yang kita lihat dan baca mampu buat senyum-senyum sendiri karena isinya lucu. Wajahpun bisa berubah sendu ketika membaca tulisan yang penuh kesedihan. Itulah buku, banyak manfaat yang bisa kita dapat dari membacanya.
Tidak pernah terlintas dalam hati ini jika mampu membuat sebuah buku. Membelinya mungkin kita sering melakukannya. Membuat dari hasil pemikiran kita sendiri? Itu baru mimpi yang sempurna dan luar biasa. Berawal dari ketertarikan saya mengikuti Diklat Sagusabu Grobogan. Pelatihan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan bersama MediaGuru. Narasumber yang sangat keren, dan dengan suara yang menggelegar mampu menghipnotis peserta untuk menerbitkan sebuah buku, termasuk saya.
Setelah mengikuti pelatihan itu, keinginan untuk menerbitkan buku hasil karya sendiri begitu besar. Sangat tertarik, hingga dalam waktu satu bulan harus mampu mengirim naskah. Harus bisa dan tidak boleh ada alasan. Tidak karena terpaksa tapi karena dipaksa untuk menghasilkan karya yang hebat. Sungguh waktu yang sangat singkat dan begitu menyita waktu dan pikiran.
Naskah buku pertama saya bersama MediaGuru mengusung konsep cerita anak, karena setiap hari bergelut dengan dunia mereka. Penuh keceriaan, kepolosan, cerita yang lucu dan menarik. Ketika kover muncul, namanya juga buku pertama rasanya sangat bahagia. Dengan senangnya langsung aploud di medsos dan berlanjut promosi.
“Cerita Sang Juara:Cerita Anak Pengembang Karakter”, merupakan buku pertama yang penuh cerita. Ada keceriaan anak-anak di sana, cerita binatang yang unik dan menarik, dan masih banyak cerita lainnya. Yang pasti buku ini mengandung karakter baik yang bisa dijadikan contoh untuk anak-anak jaman sekarang.
Buku pertama buat dunia literasiku penuh warna. Setelah terbit dan proses cetak, jadi makin rajin nulis di blog gurusiana, mengikuti tantangan menulis, ikut lomba, rajin mengikuti pelatihan-pelatihan yang diadakan MediaGuru, dan dikenal oleh orang lain sebagai penulis. Jika bisa diungkapkan kata-kata hanya ada satu kalimat, “Saat ini, saya begitu menikmati menjadi seorang penulis”. Dari sini bisa mengenal banyak orang, belajar banyak tentang tulisan yang baik, dan mampu menjual hasil karya. Sungguh kenikmatan yang luar biasa dan kepuasan tersendiri.
Dunia literasiku semakin berwarna, ketika diberi kesempatan untuk bisa bergabung bersama Asosiasi Guru Penulis Grobogan ( AGPG ) dan menjadi pengurus inti di sana. Sebuah organisasi yang bergerak di dunia literasi. Menulis dan menerbitkan buku. Mewujudkan Grobogan menjadi kabupaten yang literat.
Dengan lahirnya buku pertama MediaGuru buatku semakin tertarik dengan dunia tulis menulis. Seringnya mengikuti lomba membuat buku yang saya miliki bertambah. Mengikuti nubar ( nulis bareng buku antologi ) bersama penulis hebat di Indonesia. Selain itu banyak pelatihan yang membuat saya tertantang untuk menghasilkan karya-karya berikutnya. Setiap event yang diadakan oleh MediaGuru, saya berusaha mengikuti dengan tujuan belajar dan mengasah kemampuan dalam dunia tulis menulis.
Satu buku sejuta cerita, sepertinya judul buku ini begitu menarik. Lahirnya buku pertama membuat cerita hidupku ini penuh warna. Hobby yang selama ini ada di dalam diri bisa tersalurkan dengan mulus dan berhasil melebihi kata puas. Terima kasih MediaGuru yang telah mewujudkan impian-impian saya selama ini.
***
Profil Penulis
Sutarti, S.Pd.SD, Saat ini masih aktif mengajar di SD Negeri 1 Plosoharjo Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan.
Buku mandiri telah berhasil diterbitkan di MediaGuru. Di antaranya adalah Cerita Sang Juara: Cerita Anak Pengembang Karakter (2018), Mamah, Cepat Pulang, Ya! (2020), Kisah Gadis Penjual Keripik Bayam (2020), Bunga Tidur yang Mencekam (2020), Cita Ceria Siswaku (2021), dan Untaian Rindu dalam Aksara (2021).
Penulis saat ini menjadi pengurus aktif di AGPG ( Asosiasi Guru Penulis Grobogan ). Sebuah organisasi yang membersamai para penulis di Kabupaten Grobogan.
Penulis bisa dihubungi di WA. **(censored)**Alamat email: **(censored)** . FB. Tatiex_tweet dan IG: tatiex_tweet.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
