Zuki dan Promosi Sekolah TantanganGurusiana Hari Ke-559
Zuki dan Promosi Sekolah
#TantanganGurusiana Hari Ke-559
Zuki murid yang pintar, kreatif tetapi agak pemalas. Ia juga dikenal sering berbuat onar di sekolah. Guru dan murid di sekolah merasa kesal dengan sifatnya itu. Tetapi tidak dengan Pak Kepala Sekolah (Kepsek). Pak Kepsek meletak harapan yang besar kepada Zuki untuk meningkatkan kualitas sekolah dimata masyarakat.
Pagi itu di sekolah, Pak kepsek mengumpulkan anak- anak fotografi. Zuki salah sati diantaranya. Mereka terlihat grogi, tetapi tidak dengan Zuki. Ia sudah terbiasa dipanggil ke ruajgan Pak Kepsek. Terhitung tujuh kali lebih ia keluar masuk ruangan itu.
Pak kepsek memberitahu apa maksud dan tujuan mengumpulkan mereka di ruangannya. "Tujuan saya mengumpulkan kalian untuk bekerjasama membuat video promosi sekolah."
Setelah mendengar harapan Pak Kepsek pada mereka, semua tampak terkejut. Begitu pula dengan Zuki. Sudah jelas dari sifat Zuki yang pemalas, tentu saja ia langsung menolak mentah-mentah ajakan pak kepsek tersebut.
Pak Kepsek yang cerdik tidak langsung putus asa. Ia membujuk Zuki dengan caranya sendiri. "Zuki, apa kamu tidak heran kenapa beasiswa mu masih bisa bertahan? Padahal sudah tujuh kali lebih bertemu dengan saya di ruangan khusus?" tanya Pak Kepsek dengan senyuman menyeringai khasnya. Zuki terdiam dan terpaksa menuruti kemauan Pak Kepsek.
Zuki segera menyusun konsep video promosi yang akan mereka buat. Ia hanya butuh waktu 30 menit untuk menuntaskannya. Zuki segera mengumpulkan klub fotografi dan warga sekolah yang akan di pakai olehnya untuk video promosi tersebut.
Klub fotografi terlihat tak yakin dengan konsep yang dibuat Zuki. Apalagi ia sering membuat masalah di sekolah. Bagaimana kalau videonya terjadi kesalahan?
Saat syuting dimulai, ada seseorang yang berlari ke arah mereka "Zuk...Zuki.....tunggu!" Zuki segera mengenalkan sang pemeran utama.
"Perkenalkan, pemeran utama kita adalah Pak Satpam!" papar Zuki pada teman-temannya, Semua tampak heran dengan maksud Zuki. "Hah....??" teman-temannya tampak keheranan. Zuki tak mempedulikannya, ia langsung memulai syuting promosi sekolah.
Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Setelah 1 minggu membuat video promosi dengan susah payah, akhirnya siap juga. Mereka memulainya dari menyusun konsep, mencari pemeran, syuting, editing, dan akhirnya video ini akan ditayangkan di hadapan semua para guru dan murid murid.
Terdengar suara langkah kaki yang terburu buru "Zuk...Zuki....!." teriak salah satu temannya.
"Braakkk.....!!" teman Zuki yang bernama Jaka itu membanting pintu. Tentu saja orang yang ada di dalam terkejut dan marah.
"Jaka..!!" teriak Zuki. "Tunggu, lihat ini dulu!" seru Jaka. Jaka menunjukkan reaksi para guru dan murid setelah menonton video promosi tersebut, Semua tampak kagum pada konsep video dan editing nya.
Zuki merasa bangga dan senang walaupun ia tak ingin ikut menonton bersama. Zuki takut jika reaksi para guru dan teman-temannya kurang tertarik pada video itu.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
