Agus Amirudin

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

TANTANGAN DAN KILAS BALIK DI USIA 46 TAHUN

TANTANGAN DAN KILAS BALIK DI USIA 46 TAHUN

Oleh : Agus Amirudin

Senin, 24 Agustus 2020

Tagur #Menulis 30 hari (Hari Ke-1)

Pada dasarnya semua hari dan tanggal itu sama. Menjadi berbeda ketika ada peristiwa tertentu, baik itu terkait kelahiran, pernikahan dan peristiwa unik yang lain.

24 Agustus, 27 tahun yang lalu, menjadi momentum berharga untuk menjadi evaluasi diri. Ketika itu kuliah tahun kedua. Terry, salah satu teman yang kebetulan waktu itu sebagai sekretaris di kelasku dan aku sebagai pimpinan kelas, datang lebih pagi dengan senyum yang tidak seperti biasanya. “Gus… terima ini ya, hari ini kan hari ulang tahunmu” katanya. Eh Terry ini apa? Sudahlah diterima saja, semoga bermanfaat sebagai hadiah ulang tahun. Jangan Terry, aku ndak mau, aku ndak biasa merayakan ulang tahun, apalagi menerima hadiah ulang tahun…. Ini aku kembalikan, pokoknya aku ndak mau. “Kalau ndak mau, buang saja”Kata Terry tidak kalah sengit.

Yang menjadikan peristiwa ini lebih unik, beberapa teman satu kelas ketika itu ikut meng-kompori. Teman-teman paham jika aku orang Islam yang taat, sementara Terry juga orang katolik yang taat. Diskusi tentang permasalahan kuliah, tentang keluarga, bahkan tentang keyakinan sebagai hal yang sering terjadi. Tapi setelah peristiwa ini, semua menjadi canggung dan hambar.

Ingin rasanya memutar waktu kembali ke masa kuliah itu untuk meminta ma’af, tapi jelas tidak mungkin. Akhirnya…cukup kujadikan pelajaran, dan kutitipkan ke angin malam tentang ma’afku.

Perbedaan cara pandang, perbedaan adat istiadat atau kebiasaan, dan perbedaan-perbedaan yang lain sering kali menjadi penyebab keretakan hubungan. Dan hal itu terbukti dengan kisah nyataku di atas. Sejak kejadian itu, ibarat gelas sudah retak dan sulit untuk direkatkan kembali. Bhineka tunggal ika sudah kupelajari, tetapi prakteknya masih belum kuterapkan. Bahkan P4 hafal di luar kepala, tetapi miskin penghayatan.

Apakah terlambat? Aku yakin, tidak ada kata terlambat untuk berbenah menjadi lebih baik.

Saat ini 46 tahun sudah usiaku menurut kalender masehi, tentu bukan usia yang sedikit. Rambut sudah mulai memutih. Fisik sudah semakin melemah. Tetapi keinginan semakin besar untuk mengabdi pada ilahi, dan berkontribusi membangun negeri.

Hari ini, Senin 24 Agustus 2020. Kubuka lembaran baru….dengan niat Bismillah, bukan karena yang lain untuk menjadi manusia yang lebih bermanfaat untuk semua. Aku mulai tantangan baru untuk menulis di gurusiana hari ke-1. Mohon do’anya…….

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post