Agus Amirudin

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

BERSYUKUR

Oleh : Agus Amirudin

Selasa, 22 September 2020

Tagur #Menulis 30 hari (Hari Ke-30)

Hari ini, Selasa, 22 September 2020, merupakan hari ke-30 penulis melatih dan membiasakan diri atau lebih tepatnya memaksakan diri, untuk menulis setiap hari tanpa jeda. Meskipun kadang ada halangan, Alhamdulillah semua alasan masih bisa diatasi. Karena itu pada kesempatan ini, penulis ingin berbagi tiga alasan kenapa kita mesti bersyukur.

1. Bersyukur adalah perintah Allah Swt. Ketika Allah Swt memerintahkan apapun, maka kita sebagai manusia yang beriman dan bertakwa kepada-Nya harus melaksanakan semaksimal mungkin, meski ada kalanya kita belum atau tidak tahu hikmah di balik perintah itu.

2. Jika tidak bersyukur berarti kita kufur atau mengingkari nikmat yang diberikan Allah Swt. Bisa jadi, kita merasa miskin, merasa bodoh, merasa sakit, ditimpa musibah dan hal-hal lain yang umumnya menjadi alasan untuk tidak bersyukur. Sebagai sedikit ilustrasi agar kita tetap bersyukur ketika miskin. Dua mata kita dihargai berapa? Bolehkah dihargai 100 juta? Kaki, tangan, dan anggota badan yang lain kita hargai berapa? Itu semua masih belum organ bagian dalam kita, seperti jantung, ginjal dan lainnya, akan kita hargai berapa. Bahkan hal-hal yang remeh dan (maaf) dianggap kotor, misalnya tidak bisa kentut akan kita tebus berjuta-juta demi bisa kentut lagi (Tagur ke-3, 26 Agustus 2020).

3. Bersyukur adalah kebutuhan. Dengan bersyukur seseorang akan stabil jiwanya, bahagia, tenang dan tenteram apapun kondisinya, karena selalu melihat orang yang lebih tidak beruntung dalam kehidupannya. Dan dengan bersyukur maka nikmat yang dimiliki menjadi lebih mudah bertambahnya.

Selanjutnya, bagaimana kita membukti bahwa kita termasuk manusia yang bersyukur? Minimal ada 5 bukti bahwa kita manusia yang bersyukur.

1. Mengungkapkan rasa syukur dengan lesan maupun perbuatan. Secara lisan minimal dengan mengucapkan Hamdalah dan dengan perbuatan dengan menggunakan nikmat itu sebaik-baiknya.

2. Banyak memikirkan (bertafakur) dan merenungkan akan banyaknya nikmat Allah Swt yang diberikan kepada kita, baik yang kita minta atau tidak kita minta. Ada baiknya disiapkan buku untuk mencatat banyaknya nikmat yang ada pada diri kita.

3. Mengakui semua nikmat itu dari Allah Swt. Jangan sampai kita mengingkari keberhasilan dan kekayaan kita tanpa kekuasaan Allah Swt, seperti kisah Qarun di jaman Nabi Musa (Tagur hari ke-12).

4. Menjaga dan memanfaatkan setiap nikmat sesuai dengan yang dikehendaki oleh Allah Swt. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab untuk memanfaatkan nikmat di dunia dengan sebaik-baiknya dan untuk mempertanggungjawabkannya di akhirat nanti.

5. Banyak memohon ampun kepada Allah Swt. Karena meskipun kita sudah maksimal untuk bersyukur dengan beramal shalih, akan tetapi tetap tidak bisa mengimbangi nikmat yang kita terima.

Semoga dengan memahami 3 alasan bersyukur, dan 5 bukti bahwa kita termasuk hamba-Nya yang bersyukur, Allah Swt memudahkan jalan kebaikan yang sudah kita mulai ini, karena prinsipnya ketika satu kebaikan kita lakukan, menuntut kebaikan-kebaikan berikutnya.

***************************==========================*******************************

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post