GARAM DAN KEHIDUPAN
Oleh : Agus Amirudin
Jum'at, 18 September 2020
Tagur #Menulis 30 hari (Hari Ke-26)
===
Ketika sendirian kau diremehkan
Karena hargamu memang murah
Tapi tanpa kehadiranmu semua menjadi hambar
===
Kau selalu dibutuhkan
Meski tak pernah dibanggakan
Tapi tanpa kau menjadi penyebab kesalahpahaman
===
Kau akan dinilai
Jika menyatu dengan yang lain
Kehadiranmu menjadi penentu prestasi
*****
Jika suami istri hubungan terasa hambar
Bagai sayur tanpa garam
Tambahkan sedikit garam kebaikan
Berupa rayuan dan pujian
***
Jika mengarungi samudera kehidupan
Taburkan garam sedikit demi sedikit
Jika ingin sukses mencapai kejayaan
Berjalanlah langkah demi langkah meski sulit
***
Garam siap menyatu dengan siapapun
Meski hancur fisiknya
Kepribadian garam tetap terasa
***
Pujangga mengatakan
Belajarlah kepada orang yang banyak makan garam
Agar tidak salah jalan
===
Pulau garam 18092020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan