Agus Amirudin

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

NASI KOBEL, MENU KASIH SAYANG DARI SAMPANG

Oleh : Agus Amirudin

Senin, 7 September 2020

Tagur #Menulis 30 hari (Hari Ke-15)

Madura tidak hanya kaya garam, tetapi juga kaya berbagai macam wisata dan kuliner.  Selain banyak wisata religinya, kini berbagai macam wisata alamnya juga mulai diperbincangkan. Selain itu, Madura memiliki banyak aneka kuliner yang khas di setiap kabupatennya. Salah satu kuliner asli Kabupaten Sampang adalah nasi kobel.

Historis dari nasi Kobel sendiri adalah kependekan dari Korang Abhelih yang jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia adalah “kalau kurang, segera kembali”. Dulu, nasi kobel ini memang nasi yang dibuat oleh para istri nelayan untuk suaminya yang akan melaut. Istilah nasi kobel (korang abhelih) menyiratkan harapan para istri sebagai ungkapan kasih sayang agar para pelaut itu segera kembali ketika urusan di laut telah selesai.

Namun, kini kenikmatan nasi kobel telah diproduksi secara massal dan diperjualbelikan. Nasi korang abhelih pun tidak hanya menyiratkan kasih sayang sang istri kepada suaminya yang sedang melaut,melainkan lebih pada makna komersil “jika anda kurang, silahkan kembali”. Para pedagang yakin, sekali mencoba para pengunjungpun akan tergoda untuk kembali menikmati nasi kobel ini.

Dari informasi lain, disebut nasi kobel karena menu utama dari kuliner ini adalah “jukok sambel” yang artinya ikan laut dan sambal, tapi jangan disangka seperti kebanyakan pengolahannya. Memang cukup sederhana, hanya nasi, beberapa ikan laut, parutan kelapa dan sambal “Buje Cabbih” (Garam dan Cabe yang di ulek tanpa air) kemudian dibungkus daun pisang. Yang menjadi ciri khas dari nasi ini adalah parutan kelapa yang biasa disebut dengan serundeng tidak disangrai atau dikukus seperti biasanya, tapi dipanggang di atas cobek. Jadi jangan heran kalau rasanya khas banget dan bikin ketagihan.

Bagi para wisatawan yang ingin menikmati bagaimana khasnya nasi kobel ini, bisa langsung mendatangi warung-warung kecil di pinggir jalan sepanjang jalan Pantai Camplong-pamekasan. Pemandangan pantai yang menghiasi sepanjang jalan perbatasan Sampang-Pamekasan menjadi eksotisme tersendiri yang menambah kekhasan nasi Kobel (Korang Abhelih) ini. Penasaran??? Silahkan kunjungi Sampang BAHARI untuk mencobanya…… Karena kata para pelanggan yang sudah tersebar bukan hanya di pelosok nusantara, rasa nikmat nasi kobel yang dikonsumsi tidak di tempat aslinya menjadi berbeda.

 

Sumber : **(censored)**

==================================================================

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post