WASPADALAH HILANGNYA CINTA DI USIA SENJA
Oleh : Agus Amirudin
Sabtu, 5 September 2020
Tagur #Menulis 30 hari (Hari Ke-13)
Perceraian sebetulnya bukan hal yang luar biasa. Sering terjadi dan banyak penyebabnya. Tapi perceraian yang satu ini, agak beda dan perlu mendapat perhatian dari banyak pihak khususnya pasangan manula. Tanpa ingin menunjukkan identitas, mari mengambil pelajaran dari kasus perceraian ini.
Pasangan manula ini, keduanya ASN. Sang suami pejabat,masa purnanya kurang 2 tahun, sedang istrinya seorang guru, dan masa purnanya kurang 4 tahun. Si suami menyampaikan banyak hal, kenapa memilih berpisah. Si istripun juga menyampaikan banyak hal, kenapa menyetujui berpisah. Yang menjadikan mereka menunda memproses ke pengadilan agama, hanya rasa malu jika masyarakat mengetahui perceraian itu, sehingga mereka satu rumah secara fisik tapi hatinya sudah berpisah. Dari banyak hal itu, ada satu titik temu kenapa perceraian itu terjadi. Tidak saling cinta lagi. Pada hal anak mereka, dua-duanya sudah berkeluarga, bahkan bercucu tiga. Secara materi, tidak kurang bahkan di atas rata-rata.
Pembahasan tentang cinta memang unik dan selalu menjadi perhatian semua manusia yang tiada habisnya. Salah satu guru yang bijak menyampaikan bahwa kata cinta adalah kata kerja karena itu jika kita ingin mempertahankan cinta perlu tindakan nyata. Jika cinta mulai layu, maka perlu disiram dengan air pengorbanan, dipupuk dengan kreatifitas kerinduan, dan dihibur dengan pujian dan penghargaan. Langkah yang paling baik adalah cinta harus dirawat terus-menerus tanpa menunggu layu.
Bentuk cinta itu memang bisa saja berbeda dari waktu ke waktu. Dulu ketika masih muda, bisa saja cinta itu karena ketampanan atau kecantikan, tapi setelah pasangan kita tidak tampan dan tidak cantik lagi, apakah cinta itu hilang? Ternyata tidak demikian. Karena itu bersyukurlah bagi anda yang semakin tua cintanya semakin kuat. Prinsipnya jangan menunggu dicintai, tapi lebih aktif untuk mencintai, niscaya pasangan anda akan semakin cinta. Selamat jatuh cinta lagi………….
=======================================
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan