Agus Amirudin

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

BUTA MATA BUKAN BUTA HATI

Dulu….

Indahnya alam kuanggap biasa

Cantiknya wanita tiada istimewa

Tingginya bulan bintang memang takdirnya

//

Kini…..

Semua hanya hitam pekat

Tiada beda siang dan malam

Semua imajinasi semata

//

Aku ingin meronta dengan mata yang buta

Tuhan…kenapa Engkau rampas nikmat penglihatanku?

Tuhan…kenapa Engkau tidak adil?

//

Ketika puncak marahku pada Tuhanku

Ketika puncak marahku pada diriku sendiri

Aku rasakan hampa

Aku rasakan dosa

Dan yang terjadi rasa sayang Tuhanku

Agar mataku tidak liar lagi

Terlalu banyak nikmat lain yang belum kusyukuri

//

Tuhan…..

Aku terima kehendakMu

Tapi….. Jangan butakan hatiku

//

Oleh : Agus Amirudin

Rabu, 23 Desember 2020

#Tagur Menulis Ke-122#

=======================================

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post