DARAH DAN AIR MATA
Darah dan air mata menjadi bukti
Akan sucinya perjuangan sejati
Tanpa menuntut balas budi
Kecuali ridho ilahi
//
Perjuangan ini begitu panjang
Tiada batasan waktu untuk menang
Aku hanyalah penyambung
Antara generasi terdahulu dan yang akan datang
//
Tongkat estafet ini harus kuwariskan
Kepada jiwa yang kuat
Agar sejarah menjadi pelajaran
Tidak untuk kepentingan sesaat
//
Wahai negeriku
Kau kini sedang layu
Dininabobokkan cumbu rayu
Agar tertidur dan mimpi di pangkuan ibu
//
Oleh : Agus Amirudin
Jum’at, 29 Januari 2021
#Tagur Menulis Ke-159#
===================================
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan