RENUNGAN MALAM
Kemuliaan seseorang di hadapan Allah Swt tidak ada kaitannya dengan status sosialnya. Bisa jadi yang diagung-agungkan oleh banyak manusia karena jabatan dan kekayaannya saat ini, justru sangat hina dihadapan-Nya. Sebaliknya, yang saat ini dicemooh, dihina, bahkan dipenjara dan dihukum mati, di hadapan-Nya sebagai manusia pilihan yang mulia.
Betapa banyak manusia yang menghalalkan segala macam cara untuk meraih impiannya. Tidak peduli lagi. Karena mencari yang harampun ternyata tidak mudah, apalagi masih memilih yang halal.
Tidak sedikit yang tertipu dalam menilai kemuliaan seseorang. Karena penampakan fisik memang sering kali menutupi apa yang ada di dalam hatinya. Yang berharta dan dermawan, dianggap lebih mulia. Yang berbaju gamis dan banyak di masjid dianggap lebih dekat dengan surga. Tidak…tidak ada jaminan.
Manusia di hadapan Allah Swt sama. Yang membedakan mulia atau tidak, hanyalah ketakwaannya. Semoga kita termasuk orang yang mulia di hadapan Allah Swt, juga mulia di hadapan manusia.
Oleh : Agus Amirudin
Jum’at, 8 Januari 2021
#Tagur Menulis Ke-138#
===================================
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan