Agus Amirudin

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

SISI LAIN TERTUNDANYA PANGGILAN ALLAH SWT

Hari ini, Selasa tanggal 19 Januari 2021, menjadi hari yang tidak biasa. Rencana keberangkatan umroh dari salah satu travel, untuk memenuhi undangan Allah Swt yang tinggal beberapa hari lagi dipastikan tertunda.

Hati ini sangat perih mendapat informasi penundaan ini. Meski awalnya agak ragu untuk melangkah, tapi dengan adanya bantuan dari salah satu sahabat, akhirnya dengan niat Bismillah, menguatlah rindu terpendam selama ini. Sebagai seorang ASN akhirnya berproses untuk ijin cuti umroh ini. Meski awalnya ada kesulitan dalam mengurus cuti, semua berakhir dengan senyuman. Namun senyuman ini belum sempat merekah, ketika petir kegagalan menghampiri dengan hentakan yang mengagetkan.

Sejujurnya, ada rasa kecewa, ada rasa malu, ada rasa marah, menyatu dalam angan. Untunglah tidak memakan waktu lama, yang terjadi berikutnya adalah istighfar.

Pertama istighfar personal, mengingat ibadah umroh ini adalah panggilan dari Allah Swt. Barangkali hal ini mengingatkan, betapa sering panggilah Allah Swt yang seharusnya segera tertunaikan, masih terkalahkan dan tertunda dengan aktivitas dunia. Sungguh, terlalu banyak yang harus disadari untuk kemudian diperbaiki. Sisi lain dari makna istighfar ini adalah memadukan perasaan. Ibadah umroh ini pada dasarnya sama dengan ibadah yang lain, niat harus benar-benar lurus kepada Allah Swt, baik ibadah ini diketahui orang lain atau tanpa sepengetahuan siapapun.

Kedua istighfar komunal juga harus menjadi kebutuhan. Bagi penyelenggara atau travel, sudah saatnya untuk mengelola amanahnya dengan lebih profesional. Seribu kebaikan mudah dilupakan, satu kesalahan mudah menghapuskan seribu kebaikan. Tidak mudah, tapi memang harus menjadi bahan evaluasi. Makna istighfar komunal ini, juga terkait dengan kondisi saat ini, yakni masih mewabahnya Covid-19, yang mau atau terpaksa akan mempengaruhi semua aktivitas, termasuk kelancaran pelaksanaan ibadah umroh ini.

Tanpa bermaksud mencari kesalahan siapapun, sudah waktunya semua anggota masyarakat dan calon jamaah umroh khususnya untuk berbenah diri, sehingga layak untuk memenuhi undangan Allah Swt dalam kondisi yang lebih baik, pada saatnya nanti.

Oleh : Agus Amirudin

Selasa, 19 Januari 2021

#Tagur Menulis Ke-149#

===================================

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post