Luka Menancap
Luka Menancap
~~
Pesonamu telah meluruhkan jiwaku
Hadir dengan aroma yang begitu wangi
Bertaburan bunga aneka warna
Mekar semerbak sangat menggoda
Dalam pesonamu aku terperangkap
Bermula gemerlap berakhir gelap
Hingga jatuh terjerembab dalam pengap
Datangmu yang sekejap hadirkan luka menancap meski tak terucap
Penuh rayu aku tertipu
Terpenjara dalam kata yang cuma fatamorgana sekedar hiasan bibir belaka
~~
Langkat, 29 Januari 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan