Dunia Cuma Persinggahan
Dunia Cuma Persinggahan
~~
Jeritan pilu ramai terdengar
Di seluruh penjuru negeri
Bencana datang silih berganti
Dari banjir bandang, angin topan hingga meletusnya gunung berapi
Harta benda musnah seketika
Kerabat, sanak saudara entah di mana rimbanya
Cuma bisa menahan lara berurai air mata
Tergagap tak kuasa berucap
Hilang lenyap dalam sekejap semua yang didekap
~~
Berbagai macam bencana adalah isyarat akan adanya pemegang kekuasaan alam raya yang terkadang terlupakan
Akibat mencintai kehidupan dunia dengan sangat berlebihan
Hingga lupa kalau dunia cuma tempat persinggahan yang tiada berkekalan
~~
Pada saatnya musibah akan datang tanpa undangan
Hingga ramai terdengar jeritan dan teriakan penuh rasa kebingungan bagi mereka yang jauh dari Tuhan
Bagi yang dekat dengan Tuhan akan tunduk penuh kepasrahan
Keikhlasan, kepasrahan adalah yang terbaik dalam kepanikan
Jelas terlihat bahwa yang kita punya hanyalah titipan
Gelimang harta adalah ujian
Dari itu, ketika berpunya hindarilah kesombongan
Karena sesungguhnya kesombongan dan keangkuhan akan hancur berantakan
Hanya kebaikan yang berhak mengibarkan bendera kemenangan
Siapkan kekuatan untuk menghadapi kenyataan ketika titipan diambil dari sang pemberi titipan
~~
Langkat, 30 Januari 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan