Hadiah Mobil
Hadiah Mobil
~~
Semenjak menjadi orang tua tunggal, fokusku hanya satu yaitu anak-anakku. Mereka masih terlalu kecil untuk memahami arti kata kehilangan yang sesungguhnya.
Suami berpulang meninggalkan empat buah hati yang masih kecil-kecil. Putri pertama masih kelas dua MTSN, putri kedua masih kelas tiga MIS, putri ketiga masih berusia tiga tahun dan si bungsu masih tujuh bulan dalam kandungan.
Ujian berat ini harus aku hadapi dengan kesabaran yang luar biasa. Dua bulan kepergian suamiku, lahirlah si bungsu yang ternyata adalah seorang putra. Kasihan melihatnya karena seumur hidupnya dia tak bisa merasakan dekapan sayang seorang Ayah.
Berbagai cara aku lakukan agar aku bisa memberikan kehidupan dan pendidikan yang baik untuk buah hatiku dan Alhamdulillah, 14 tahun sudah, peristiwa itu berlalu. Putri sulungku sudah mandiri, sudah menikah dan sudah dikaruniai seorang gadis kecil yang lucu. Alhamdulillah putriku lulus sebagai ASN dan bertugas sebagai dosen di UIN Sumatera Utara. Putri kedua sedang menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi program Magister Universitas Medan Area. Putri ketiga saat ini mondok di Pondok Pesantren Darul Arafah kelas enam dan si bungsu mondok di Pondok Pesantren Nuur Ar-Radhiyyah Tanjung Pura kelas tiga SMP.
Dikarenakan putri ketiga dan si bungsu mondok maka otomatis aku jadi sering keluar rumah untuk mengunjungi buah hatiku. Aku harus naik bus dan becak bermotor setiap kunjungan dan jujur aku sangat menikmati itu dan tidak menjadi permasalahan buatku.
Sesekali kudengar celotehan buah hatiku yang menyuruh aku beli mobil, dengan santai kujawab bahwa uangnya belum cukup,. Dalam pikiranku cuma satu yaitu mencukupi biaya pendidikan serta sandang pangan mereka.
"Kalian belajar aja yang rajin, nanti jadi orang sukses, kalian beli mobil untuk kalian sendiri, " kalimat ini yang sering aku sampaikan kepada anak-anakku.
Alhamdulillah ini menjadi kenyataan, putri pertama menikah dan bisa membeli mobil.
Dan luar biasanya, beberapa tahun yang lalu, putri pertamaku memberikan hadiah umrah kepadaku tepat di hari ulang tahunku. Alhamdulillah, sangat bersyukur pada Allah atas amanah buah hati yang baik hati dan menyayangiku.
Dan luar biasanya lagi, di bulan maret yang lalu tepat di hari wisuda S1 putri keduaku, putri pertamaku dan suaminya memberikan buket bunga yang di dalam buket tersebut terdapat BPKB mobil Yaris. Ya Allah, serasa bagai mimpi menerima hadiah mobil dari anak dan menantuku. Kupeluk mereka dan kami menangis terharu. Sungguh luar biasa anugerah dari Allah dan ini merupakan rezeki tak terduga yang Allah berikan kepada kami sekeluarga.
Hadiah mobil tersebut sengaja mereka berikan tepat di hari wisuda putri keduaku sebagai ungkapan bahwa tanggung jawab sepenuhnya tentang mobil diserahkan kepada putri keduaku.
Ya Allah, jujur, aku dan ketiga anakku benar-benar terharu menerima hadiah ini. Puji syukur padaMU ya Allah atas semua kebahagiaan ini. Sehat selalu untuk putri sulungku dan menantuku juga cucuku, semoga bertambah berkah rezeki kalian Nakku Sangat bersyukur mendapat amanah buah hati dan menantu yang luar biasa. .
~~
Langkat, 13 Desember 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan