BIARKAN CINTAMU DI SINI
Biarkan Cintamu di Sini
Oleh : Akhmad Ubedi
#Tantangan Menulis Hari ke-23, Menuju 365
Senja belum lama berlalu. Warna kemerahan langit belum hilang. Masih menyisakan warna oranye di ufuk barat. Kang Karto belum beranjak dari depan stasiun. Matanya menatap setiap orang yang keluar dari stasiun. Ia sedang menanti Murfiah.
Sudah sebulan Murfiah pulang menemui ayahnya di kampung. Dia pulang sendiri tanpa Kang Karto temani. “Kang, besok kita harus pulang, ayah sakit,” kata Murfiah. Kang Karto diam saja. Dia tidak mau mengantar Murfiah. Sebenarnya Kang Karto tidak tega melepas istrinya pulang sendiri. Tapi, dia belum bisa melupakan kata-kata ayahnya saat pulang liburan kemarin. Sebagai suami dia tersinggung dengan ucapan ayah mertuanya. Kang Karto hanya diam ketika ayah mertuanya meminta seorang cucu. Bagi Kang Karto permintaan itu sudah mengoyak kelaki-lakian dia. Enam tahun pernikahan dengan Murfiah dia lalui dengan bahagia walaupun belum dikaruniai anak. Tak pernah ada masalah mengenai anak. Apalagi sampai konflik berujung tuntutan. Kang Karto dan Murfiah hidup nyaman. Tapi, ketika seorang cucu ditanyakan ayah mertuanya, seakan setumpuk kesalahan ditujukan kepadanya. Dialah penyebab seorang cucu belum lahir dari istrinya.
Kini Kang Karto menyesal kenapa tidak mau menemani Murfiah pulang. Dia terus menatap orang yang keluar stasiun. Dia tunggui sampai orang terakhir. Siapa tahu ada Murfiah, istrinya. Namun, belum terlihat Murfiah di antara orang-orang yang keluar dari stasiun. Dia bergumam,”Murfiah pulanglah, aku menunggumu. Biarkan cintamu tetap di sini”. Sayup-sayup dari warung kopi terdengar lagu lawas Didi Kempot, Stasiun Balapan.
Jare lungo mung sedelo
Malah tanpo kirim warto
Lali opo pancen nglali
Yen eling mbok enggal bali
Bogor, 23 Januari 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
