KANG KARTO GILA
Kang Karto Gila
Oleh : Akhmad Ubedi
#Tantangan Gurusiana Hari ke-24 Menuju 365
Kesukaan Kang Karto setiap sore minum kopi hitam dengan sedikit gula. Ditemani pisang goreng tanpa tepung. Istrinya sudah tahu kebiasaan itu. Tanpa disuruh pun tiap sore di atas meja di teras rumah pasti sudah tersedia secangkir kopi. Kebiasaan minum secangkir kopi hitam dengan sedikit gula telah ia jalani dua tahun setelah pernikahannya dengan Murfiah. Biasanya sambil menatap hilir mudik pejalan kaki dan motor Kang Karto menikmati kopi hitam dengan sedikit gula. Dari situ ide-ide menulis mengalir deras, sederas banjir di negeri ini.
Sore ini tingkah laku Kang Karto bisa dibilang gila. Isterinya sampai dibuat bingung. Ia tak tahu harus berbuat apa. Ia hanya mengelus dada menyaksikan kelakuan Kang Karto. Sudah dua hari Kang Karto berperilaku aneh. Dia seperti orang kesurupan. Murfiah sebagai istri yang penuh kasih sayang tak tega melihat perilaku Kang Karto. “Apa Kang Karto masih marah sama ayah? Bukankah kemarin sudah aku katakan bahwa ayah sudah minta maaf atas ucapannya yang membuat Kang Karto tersinggung? Tapi, kenapa Kang Karto sepertinya masih terguncang jiwanya?” ucap Murfiah sambil memandang Kang Karto yang lagi bicara sama air. Tak terasa setitik air mata jatuh di pipi lesungnya. Murfiah sedih. Dia tak sanggup menatap Kang Karto yang lagi bicara dengan air.
“Air, tugas kamu memberi kehidupan untuk umat manusia. Kenapa sekarang kamu malah memusuhi mereka? Apa salah mereka? Kamu tahu, banyak orang meratap karena kamu hancurkan rumahnya. Kamu lihat ribuan anak tak bisa menikmati kebahagiaan. Di sana lihatlah tempat-tempat pengungsian tak layak bagi mereka. Keceriaan mereka kamu rampas. Kamu rengut demi kepuasan dirimu.” protes Kang Karto. Ia masih ingin berbicara lagi dengan air. Tapi, ia urungkan begitu suara Murfiah mengingatkan secangkir kopi hitam dengan sedikit gula sudah dingin.
Bogor 24 Januari 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
