Akhmad Ubedi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Mi Dod-dog Mang Udin

Mi Dod-dog Mang Udin

#Tantangan Menulis Gurusiana-Hari ke-6

Siapa yang tak suka makan mie ayo angkat tangan? Pasti deh, semua ga berani angkat tangan. Apalagi saat hujan-hujan begini. Makan mi pasti sangat nikmat. Apalagi dikasih cabai rawit merah pasti menggugah selera makan. Meski harga cabai lagi mahal aku tak peduli. Aku benar-benar ingin makan mi rebus. Tapi kali ini aku ingin mi dog-dog Mang Udin bukan mie instan. Mie dog-dog Mang Udin memang sudah terkenal enak rasanya. Dia langganan keluargaku. Rasanya pas dengan selera lidah kami. Sering istriku sengaja ga masak hanya ingin menikmati mi Mang Udin. Dia penjual mi dog-dog keliling spesial di kompleks perumahanku.

Aku tunggu Mang Udin di teras rumah. Hujan masih belum reda. Sebentar reda sebentar turun lagi. Udara pun terasa sejuk malam ini. Biasanya suara dog-dog dari kentongan yang dipukul Mang Udin sudah terdengar jam segini. Tapi, kenapa sudah pukul 20.30 suara itu belum terdengar. Mang Udin cepatlah datang. Aku sudah ingin menikmati mi rebusmu. Apa dia berteduh di pangkalan ojek. Biasanya dia mangkal di situ. Tapi, kenapa kamu ga pukul kentunganmu. Ah ga mungkin dia di situ, pikirku. Pasti dia sudah memberi tanda dengan suara dog-dog lewat kentongan yang ia pukul. Dog-dog-dog. Dog-dog-dog. Dog-dog-dog.

Aku sudah ga tahan ingin menikmati mi rebus Mang Udin. Aku ambil payung. Kucoba mencari Mang Udin. Aku tahu pasti titik pangkal Mang Udin. Kalau tidak di pangkalan ojek dia pasti mangkal di samping Bale Kenari. Mungkin banyak yang pesan di situ. Biasa jadi orang-orang yang habis main bulu tangkis banyak yang menikmati mi dog-dog Mang Udin. Sekali-kali kumiiringkan payung untuk menahan percikan air hujan bila angin berhembus dari arah kiri. Dari ujung pertigaan aku lihat lampu gerobak Mang Udin. Ia mangkal di samping Bale Kenari. Aku bersyukur malam ini bisa menikmati mi dog-dog Mang Udin. Langsung aku pesan. “Mang biasa ya, pedas,” kataku. “Maaf Pak, habis,” sahut Mang Udin.

Bogor, 6 Januari 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post