Secangkir Kopi Hitam dengan Gula Sedikit
Secangkir Kopi Hitam dengan Gula Sedikit
Oleh : Akhmad Ubedi
#Tantangan Gurusiana Hari ke-22, Menuju 365
Lagi-lagi Kang Karto uring-uringan. Secangkir kopi yang dibuat istrinya belum diminumnya. Biasanya dia paling demen kopi hitam dengan sedikit gula buatan istrinya. Tapi sudah hampir satu jam belum disentuh cangkirnya apalagi diminumnya. Kang Karto sedang mengalami masalah yang besar kali ini. Tapi, Kang Karto hanya diam seperti sifatnya yang pendiam. Dia hanya menatap secangkir kopi hitam buatan istrinya. Di atas kopi terlihat bayangan air bergolak deras. Ia kucek matanya. Tapi, kini yang telihat reruntuhan gedung dan rumah. Teriakan histeris dan puntang panting orang berlarian. Ia tutup sekali lagi matanya. Sekarang berganti gelombang lumpur menimbun orang-orang tak berdosa. Tak ada teriakan. Tak terdengar tangisan. Hilang bersama timbunan longsor.
Kang Karto berteriak sejadi-jadinya. Tidak seorang pun mendengar teriakan dia. Isterinya yang baru saja menyuguhkan secangkir kopi hitam dengan sedikit gula juga tidak mendengar teriakan Kang Karto. Suaranya seperti menguap ditelan awan. Tiba-tiba Kang Karto bangkit. “Ini ada yang salah,” katanya sambil memukul meja. Seketika cangkir yang berisi kopi hitam dengan gula sedikit tumpah. Airnya membasahi lantai. Hitam pekat. Air mengalir makin deras. Menerjang kaki-kaki meja. Menjungkir balikan pot bunga yang berjajar di depan rumah. Kang Karto berlari ke luar. Ia tidak ingat istrinya masih ada di dalam. Kang Karto masih melihat kayu-kayu sebesar tubuh istrinya menghantam pagar rumahnya. Ia berlari terus tanpa menengok lagi.
Ia sudah tidak ingat lagi istrinya masih ada di rumah. Ia duduk tepekur di bawah pohon jambu air. Matanya menatap batang-batang pohon melintang. Lumpur tebal berwarna hitam seperti kopi hitam dengan gula sedikit. Ia sudah tidak sanggup menitikan air mata lagi. Mulutnya bergumam. Ini kesalahan manajemen bencana.
Bogor, 22 Januari 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
