WANITA CANTIK DI KERETA
Wanita Cantik di Kereta
Oleh : Akhmad Ubedi
#Tantangan Menulis Hari ke-28
Dua jam berada di kereta mata Kang Karto mulai kantuk. Wanita cantik yang duduk di depannya tidak mampu menggoda matanya agar tetap melek. Ia tidak kuasa menahan rasa kantuknya. Pandangan matanya mulai kabur. Pelan-pelan Kang Karto tidur.
Kereta terus melaju, suara roda kereta yang bergesekan dengan rel makin membawa Kang Karto ke alam mimpi. Ia tidak ingat lagi wanita cantik yang duduk di depannya. Alam bawah sadarnya telah membawa ke ruang hampa. Cahaya kecoklatan hadir bersama wajah ayu Murfiah. Perempuan ayu yang telah dinikahinya selama 25 tahun. Bibir mungil Murfiah menebarkan senyum manis. Menggoda. Ia bergelayut manja di lengan Kang Karto. Disadarkannya kepala di bahu Kang Karto. Matanya terpejam indah sekali. Kang Karto mendesah. Ia peluk Murfiah sambil membelai rambutnya. Ia cium wangi rambutnya. Ia usap pipinya. Murfiah tersenyum. Manis sekali.
Kereta terus melaju kencang. Udara malam melambungkan mimpi tak bertepi. Di luar lampu-lampu neon berlarian. Kang Karto tak peduli lagi wanita cantik yang duduk di depannya.
Bogor, 28 Januari 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
