BIARKAN AWAN HITAM MEWARNAI LANGIT
Oleh : Akhmad Ubedi
#Tantangan Gurusiana Hari ke-48
Protes keras yang kini ramai sekitar kompleks Griya Adem ditanggapi santai oleh Kang Karto. Ia tidak meradang walaupun warga yang tidak memilihnya telah mengkritik habis-habisan terhadap dirinya. Bagi Kang Karto kritik yang diarahkan kepadanya merupakan bagia dari demokrasi yang ingin memperbaiki kinerjanya. Makanya, ia tidak perlu menanggapi para pengritik dengan berlebihan. Ia tidak menyerang balik apalagi melaporkannya kepada aparat keamanan di kompleksnya. Ia sudah menyadari sebagai ketua RT tugasnya adalah membangun wilayahn ya. Kalau ada warga yang tidak menyukai kinerjanya itu wajar. Ia sudah memahami sejak awal. Pasti ia akan menghadapi tantangan seperti ini.
Suatu sore, Kang Karto didatangi Pak Angkara, warga yang tinggal di paling ujung wilayahnya.Ia bersama beberapa warga memrotes kinerja Kang Karto yang asal-asalan. Ia memprotes masalah banjir yang tetap melanda wilayahnya. Bukankah Kang Karto sudah berjaji untuk mengatasi banjir di wilayahnya pada saat kampanye? Tapi, kenapa banjir masih melanda sekitar rumahnya di ujung kompleks ini. Ia protes keras. Menurutnya Kang Karto tidak dapat bekerja dengan baik. Ia tidak dapat mengatasi banjir yang selalu terjadi setiap musim hujan. Kalau ketua RT begini, Kang Karto mundur saja. Pak Angkara tidak saja mengritik kinerja Kang Karto di depan kantor RT bersama beberapa warga. Ia telah mengajak warga lain melalui media sosial agar Kang Karto meletakan jabatannya karena nggak becus.
Kang Karto tidak menjadi marah. Kang karto tidak juga menyuruh satpam untuk menangkap Pak Angkara. Ia sadar ini bagian dari tugasnya. Ia hanya akan menunjukan kerja nyatanya kepada warga yang ia pimpin. Ini salah satu tugas beratnya untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh warga di kompleksnya. Ia tidak akan menunjukkan ego kuasanya. Biarlah sejarah akan mencatat orang-orang yang telah menuduhnya tidak becus. Kang Karto tetap merespon kritik pedas warganya dengan kepala dingin.. Sambil minum kopi hitam dengan gula sedikit, Kang Karto mengerahkan stafnya untuk mengatasi banjir. Biarkan awan mewarnai langit.
Bogor, 17 Februari 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
