PEREMPUAN DEPAN RUMAH
Perempuan Depan Rumah
Oleh : Akhmad Ubedi
#Tantangan menulis Hari ke-37
Murfiah memakai daster berwarna salem di lehernya ada rendra dengan hiasan pita . Ramubutnya lepas terurai menutupi leher sebelah kiri. Biasanya sore-sore begini dia mengikat rambutnya dengan penjepit rambut warna merah. Ia kelihatan lebih cantik dan seksi. Begitulah pengakuan Kang Karto dalam hati. Ia duduk di depan Murfiah sambil menyeruput kopi hitam dengan gula sedikit. Ia tatap kecantikan istrinya. Hati kecilnya mengatakan ia beruntung bisa memperistri Murfiah. Sambil menyeruput kopi hitam dengan sedikit gula, sekali lagi Kang Karto memperhatikan kecantikan Murfiah. Matanya, alisnya, sempurna.pikir Kang Karto. Murfiah yang merasa diperhatikan dari tadi oleh suaminya pura-pura tidak tahu. Ia masih asyik memainkan jari-jarinya di atas keyboard.
Ehm. Kang karto mendehem seakan-akan akan mengatakan sesuatu kepada Murfiah. Entah apa yang ada dalam pikiran Kang Karto. Dia bertanya, “Apakah ada perempuan yang takut ke pasar?” Murfiah spontan menatap kang Karto. Ia kaget mendengar pertanyaan konyolnya. Mana mungkin perempuan bisa meninggalkan pasar. Ibaratnya pasar itu rumah kedua bagi perempuan. Ia akan betah berada di pasar. Seandainya pasar tidak ditutup, ia tidak akan pulang. Murfiah menjawab sewot pertanyaan Kang Karto yang nyleneh. Alih-alih kang Karto minta maaf, malah wajahnya menunjukan keseriusan pertanyaannya.
Dia kemudian mengatakan keheranannya dengan perempuan satu ini. Dia tetangganya. Rumahnya persis di depan rumah Kang Karto. “Kenapa? Aku perhatikan setiap hari dia tidak pernah ke pasar. Dia selalu menunggu Mang Asep, pedangang sayur keliling yang ngider di komplek kita,” kata Kang Karto kepada Istrinya. Hah, Murfiah mencubit tangan Kang Karto.
Bogor, 06 Februari 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
