Akhmad Ubedi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
SURPLUS

SURPLUS

Surplus

Oleh : Akhmad Ubedi

#Tantangan Menulis Hari Ke-55

Belum pernah terjadi kas RT surplus. Baru pada era Kang Karto menjadi ketua RT. Sepanjang berdiri RT 003 di Perumahan Griya Adem, kas RT selalu defisit. Berapa kali pergantian ketu RT sama saja. Bahkan ada yang 2 periode tak juga berubah. Masa Kang Karto inilah mencatat sejarah baru. Hanya dalam waktu 20 bulan menjabat, Kang Karto sudah membukukan rekor fantastis. Ini bukti Kang Karto pempinan yang baik. Kang Karto perlu mendapatkan acungan jempol. Kalau perlu dia dipertahankan sampai 3 periode. Aturan bisa diubah. Itu sih bukan persoalan sulit. Tinggal lobi sana-sini. Beres.

Keberhasilan Kang Karto dalam mengelola anggaran keuangan RT perlu mendapatkan apresiasi positif. Bukan tiba-tiba Kang karto dapat mengubah kondisi keuangan amburadul menjadi surplus. Awalnya Kang Karto mengetahui kondisi keuangan RT yang tidak sehat. Keuangan RT dari tahun ke tahun selalu defisit. Bahkan, utang sana-sini untuk menutupinya. Kang Karto tidak ingin makin terpuruk. Ia ingin menunjukan kepada warganya bahwa ia mampu mengelola dengan baik. Satu-satunya jalan, ia menaikan iuran warga. “Kalau iuran warga masih rendah selamanya kas RT bermasalah. Bagaimana bisa menaikan honor pengurus. Mulai sekarang iuran warga harus naik. Tak peduli protes warganya. Iuran naik. Titik. Tak ada jalan lain.

Strategi menaikan iuran warga terbukti. Saat laporan akhir tahun, keuangan kas RT 003 surplus 18.7 miliar. Kang Karto bangga. Ia dengan dada tengadah melaporkan keberhasilannya kepada warga. "Ini kesuksesan saya. Kas RT tidak defisit lagi." Cak Hamid yang mendengar laporan keuangan RT surplus 18.7 miliar senyum-senyum. "Pantas saja begitu. Pada situasi seperti ini, pengurus tidak pernah mengadakan studi banding. Tidak ada kunjungan ke rumah warga. Pengurus juga tidak pernah mengadakan seminar. Rapat bulanan warga yang biasa dilakukan di hotel berbintang hanya dilaksanakan virtual. Anggaran tidak pernah dipakai untuk kegiatan bakti sosial. Tidak ada kerja bakti. Mereka takut terdampak virus. Anggaran pasti utuh. Sementara iuran malah naik". Jelas Cak Hamid menyoroti laporan keuangan RT yang surplus 18.7 miliar.

Bogor, 24 Februari 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post