Akhmad Ubedi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kembali Dua Minggu Lagi

Kembali Dua Minggu Lagi

Kembali Dua Minggu Lagi

#Tantangan Menulis Hari ke-89

Kang Karto gelisah duduk di bagian belakang antrean. Ia sebentar-sebentar menggeser pantatnya. Bahkan, sekali-kali ia berdiri lalu duduk lagi. Sementara orang-orang yang duduk di sebelah kanan dan kiri terlihat memperhatikan kegelisahan Kang Karto. Mereka duduk saja tanpa mau mengajak Kang Karto ngobrol. Tampak keraguan di mata orang yang duduk di sebelah kiri Kang Karto. Dia lebih suka membuka gawai daripada ngobrol. Mungkin sikap Kang Karto yang membuat orang yang di samping Kang Karto juga ikut cuek saja.

Untuk mengurangi kegelisahan Kang Karto mendengarkan musik lewat gawainya. Ia pasang headset di telinga kanan dan kiri. Sekarang dia tampak duduk tenang. Kakinya ikut dihentak-hentakkan mengikuti irama lagu. Tidak ketinggalan tangannya ikut bergerak seakan sedang memukul drum. Ia tidak menghiraukan orang –orang yang duduk di sebelah kanan dan kirinya. Kang Karto tampak menikmati alunan musik. Ia tidak mendengar ketika namanya berkali-kali dipanggil oleh petugas. Orang-orang yang sedang antre mencari-cari siapa Karto. Tak satu pun yang antre berdiri. Sekali lagi petugas memanggil nama Pak Karto. Orang yang duduk di sebelah kanan Kang Karto akhirnya menepuk pundak Kang karto. “Bapak dipanggil berkali-kali,” katanya. Kang Karto menebarkan senyum malu sambil menuju meja petugas. Silakan masuk ke ruang sebelah kiri.

Kang karto duduk di kursi warna merah sesaat sebelum disuruh menemui petugas kesehatan. Hanya beberapa menit menungu, ia sudah duduk di hadapan petugas. “Bapak ada riwayat sakit jantung. Apakah bapak menderita penyakit ginjal, reumatik, menderita saluran pencernaan kronis. Apa bapak pernah menerima transfusi darah. Bapak terkena HIV. Apa bapak punya penyakit paru-paru, asma, TBC. Apa bapak menderita penyakit kanker?” tanya petugas kepada Kang Karto. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh petugas kesehatan dijawab lancar oleh Kang Karto dengan kata tidak. Bahkan ketika petugas kesehatan menanyakan apa bapak pernah kontak atau bersentuhan dengan orang yang positif covid dalam waktu dekat ini. Kang Karto langsung mengatakan tidak. Tapi, begitu petugas kesehatan menyuruh Kang Karto untuk diukur tekanan darahnya, dia tampak ragu.Wajahnya pucat. Keeringat mengalir melalui pori-porinya. Tubuhnya basah. Ketika tangannya dipegang petugas, ia tambah gemetaran.. Tangannya tegang. “Bapak dua minggu lagi ke sini lagi,” kata petugas.

Puskesmas, 30032021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post