PEREMPUAN DI PINTU GERBANG
Perempuan di Pintu Gerbang
#Tantangan Gurusiana Hari ke-60
Siang ini sinar matahari lain dari hari biasanya. Panasnya luar biasa. Suhu di luar mencapai 370 celsius. Sebelumnya cuaca tak sepanas ini. Langit mendung. Udara terasa sejuk. Ditambah angin sedikit kencang. Udara menjadi terasa lebih segar. Namun, siang ini udara kering. Terik. Tak nyaman keluar rumah. Kang Karto malas untuk beraktivitas. Ia batalkan menemui salah satu warganya yang sakit. Ia memilih diam di rumah sambil minum kopi.
Di luar sepi. Tiba-tiba Kang Karto dikejutkan dengan suara ketukan gerbang rumahnya cukup keras. Ia intip lewat gorden jendela. Terlihat seorang perempuan mengendong anak balita. Wajahnya pucat. Sesekali ia menengok ke belakang. Sorot matanya memancarkan ketakutan. Tangannya gemetaran. dipeluknya anaknya erat-erat. Kang Karto bangkit dari sofa. Ia tinggalkan secangkir kopi yang belum sempat diminum.
Ia buka pintu. Ia menghampiri perempuan yang masih berdiri di depan gerbang. Ia terperanjat ketika tahu siapa yang berdiri di depan gerbang rumahnya. Murfiah.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
