Tiga Perilaku Semut sebagai teladan Manusia
Tiga Perilaku Semut sebagai teladan Manusia
Oleh : Akhmad Ubedi
#Tantangan Gurusiana hari ke-80
Pernahkah Anda memerhatikan hewan semut? . Tentu pernah. Hewan ini sangat menjengkelkan. Ia sering mengganggu orang. Umumnya orang menganggap hewan kecil ini sebagai musuh. Terutama pada saat menyimpan makanan. Apalagi, makanan yang agak manis. Semut akan berbondong-bondong menyerbunya. Tak peduli yang punya makanan akan marah. Ia bersama rombongannya terus merangsek sampai makanan itu lumat. Tentu perilaku ini sangat menjengkelkan.
Ada beberapa spesies semut yang kita kenal. Beberapa semut yang kita kenal adalah semut api, semut hantu, semut rangrang, semut merah, semut hitam, semut firaun, semut gula. Masing-masing jenis semut memiliki ciri dan kebiasaan berbeda. Namun, dari perilaku semut yang menjengkelkan masih ada perilaku yang perlu menjadi teladan. Perilaku semut yang perlu dicontoh oleh manusia.
1. Jiwa Kerja Sama
Semut memahami dirinya. Ia menyadari postur tubuhnya yang kecil. Dengan postur yang seperti itu, ia tidak mungkin mampu hidup individul. Ia memerlukan teman untuk bekerja sama. Tidak disangsikan lagi kerja sama yang solid sering diperlihatkan semut. Saat mereka menemukan makanan yang besar, semut akan memanggil teman-temannya. Bersama teman-temannya semut akan membawa makanan yang ia dapatkan. Mereka akan mendorong bersama-sama. Ada yang mendorong. Ada yang menarik. ada pula yang mengomandoi.
2. Hidup Tidak Mementingkan Diri Sendiri
Tidak ada sifat curang semut. Mereka tidak ada upaya untuk memiliki rezeki sendiran. ia akan selalu berbagi dengan semut lain. Ketika semut menemukan makanan, ia akan memanggil teman semut lain. Ia berusaha membagi kepada yang lain.Ia tidak akan menikmati rezeki sendirian. Ia tidak mementingkan diri sendiri. Ia selalu mengundang semut lain untuk menikmati makanan.
3. Semangat Pantang Menyerah
Semut hewan yang tidak malas. Mereka selalu mencari sumber makanan. Di mana pun makanan itu berada, semut berusaha mendapatkannya. Semut tidak pernah putus asa. Semut tidak mau berhenti sampai makanan yang ia temukan dapat ia bawa. Sesulit apapun, semut tidak pernah menyerah. Ia tidak akan meninggalkan makanan yang sudah di depan mata.
Tiga sifat semut ini tidak pernah dijadikan contoh oleh manusia. Padahal, mereka sering menunjukan tiga perilaku ini di depan manusia. Sudah sepantasnya manusia meniru sifat yang baik dari semut. Kerja sama untuk menyelesaikan pekerjaan. Saling membantu sesama manusia. Tidak saling menghancurkan sesama. Yang terakhir manusia harus memiliki sifat semangat pantang menyerah dalam mengerjakan pekerjaan sampai tuntas untuk kepentingan bersama. Perilaku ini merupakan contoh nyata yang diperlihatkan oleh semut kepada manusia.
Bogor, 21033031
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
