Akhmad Ubedi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
MALAM APES

MALAM APES

Malam Apes

#TantanganGurusiana hari ke 144

Hujan turun deras sejak sore sampai jalan depan rumah banjir. Kali yang hanya lebar 1 meter tidak mampu menampung derasnya air. Alhasil, air meluap tumpah ke jalan. Padahal, sore itu rencanaku akan pergi ke Atria Residance untuk mengambil ikan asap dari lamongan.

Aku sudah gelisah. Pasti sepanjang perjalanan kemacetan tak bisa dihindari. Apalagi waktu jam pulang kerja. Tidak enak rasanya harus membatalkan janji. jauh-jauh dari Lamongan membawa ikan asap kok tega-teganya aku tidak mau datang. Ya, terpaksa aku tunggu hujan agak reda. Tapi, sampai kapan reda. Aku tak bisa mengeluarkan mobil karena jalan di depan rumah sudah terendam.

Sampai suara azan magrib hujan belum juga reda. Namun, air sudah mulai surut. Jadi, aku bisa berangkat setelah salat magrib. Sehabis magrib aku langsung keluarkan mobil. Rintik hujan masih mengiringi perjalananku. Sampai tol lingkar luar Jakarta hujan belum juga reda. Sepanjang jalan tol terjadi. Apalagi menjelang exit Lebak Bulus kemacetan sangat parah. Laju kendaraan hanya bisa melaju pelan. seakan merambat menuju tujuan tak pasti.

Begitu masuk tol Jakarta-Merak ternyata tidak ada hujan. Aspal jalan kering. Kemacetan sudah mulai terurai. Akhirnya sampai ke Atria Residance pukul 20.14 menit. Satu perjalanan yang cukup melelahkan karena kemacetan.

Tapi, kemacetan itu bukan sesuatu yang membuat aku kecewa, melainkan sepulang dari Serpong itulah kekecewaan terasa. Apa masalahnya. Aku nyasar. Keluar tol Kebon Jeruk aku salah ambil jalan. Seharusnya aku ambil jalur kiri langsung menuju gerbang tol Jakarta-Cikampek. Eh, aku ambil jalur kanan menuju Tomang. Apesnya begitu perempatan aku terjebak lampu merah. Saking asyiknya ngobrol ketika lampu hijau menyala aku langsung tancap gas. Aku tidak memperhatikan arah. Tak tahunya aku nyasar sampai ke Harmoni. Waduh, apes betul malam ini.

Suasana malam dan hujan yang mengguyur Jakarta menambah sepinya kota. Tak ada orang yang harus aku mintai petunjuk. Telepon genggam bantre sudah tinggal 15. Aku tak bisa nyalakan google map. Jadinya, ya apes lagi. Aku harus putar balik. Ikuti arah balik. begitu sampai pada perempatan lampu merah semula, aku baru sadar. Aku ambil jalan lurus seharusnya jalan ke kanan. Aduh apesnya aku malam ini. Sampai rumah pukul 23.15 masih hujan rintik-rintik. Langsung salat isya dan menulis di blog gurusiana. Apes deh.

Bogor, 24052021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post