PERTEMUAN TAK SENGAJA
PERTEMUAN TAK SENGAJA
#TantanganGurusiana Hari ke 141
Kulirik Sabar, dia masih belum mau bercerita. Ia masih asyik menikmati rokoknya.Tatapannya kosong. Pandangannya semakin sendu.
Di luar hujan mulai turun. Udara sejuk telah menghapus rasa gerah yang menyelimuti kota ini. Kuperhatikan anak laki-laki berlarian mendekati orang-orang yang mau keluar dari mal. Mereka menawarkan jasa payung sampai shalter bus bahkan menemani pengguna jasa payung sampai kendaraan yang ditunggu datang. Ia tetap terlihat ceria di bawah guyuran hujan.
“Dika, aku malu sama kamu.” Suaranya agak tersendat.
“Sejak perpisahan SMA dulu, sebenarnya aku sudah menyembunyikan sesuatu sama kamu. Aku tak berani berterus terang apa sebenarnya yang telah menerpa keluargaku.”
Aku biarkan Sabar mencurahkan perasaannya yang telah mengganjal di hatinya. Sesekali ia kembali menyeka air mata yang hendak menetes. Aku sodorkan tissu yang tersedia di meja cafe. Dengan rasa malas ia usap matanya yang tampak memerah.
“Ayahku tersandung kasus korupsi, di kantornya,” suaranya lirih. “Tepatnya dijebak oleh teman dekatnya sendiri.” nada bicaranya tiba-tiba meninggi. Hidup keluargaku jadi berantakan. Kuliahku kacau. Ibuku tak sanggup lagi membiayai kuliah. Aku drop out. Rumah yang di Bogor sudah dijual untuk menghidupi kami. Tak lama ibuku sakit-sakitan. Ibu sangat kecewa dengan tindakan teman ayah. Tapi, kami tak bisa berbuat apa-apa. Kami tak sanggup untuk membayar pengacara. Ayahku divonis 20 tahun penjara.” Terdengar ada kegetiran dalam setiap kata yang diucapkan Sabar.
Aku tercengang m endengar cerita Sabar yang tak kuduga. Aku sebagai teman dekatnya tak tahu kasus yang menimpa ayahnya. Sejak dia diterima di perguruan tinggi ternama di Yogyakarta aku hanya sekali berkirim pesan. Setelah itu tak tahu lagi kabar Sabar sampai aku tak sengaja ketemu dia di stasiun kereta Tebet.
SELESAI
Bogor, 21052021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
